Ekspor Tembus US$ 7 Miliar

Selasa, 02 November 2004 | 03:31 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat nilai ekspor Indonesia bulan September 2004 menembus angka US$ 7 miliar, yakni mencapai US$ 7,15 miliar. Selama ini batas psikologis nilai ekspor adalah sebesar US$ 5 miliar yang pernah dicapai pada tahun 2000.

Meningkatnya nilai ekspor tersebut selain karena meningkatnya ekspor nonmigas, juga karena adanya perubahan data input dari sebelumnya, yaitu data keras dari dokumen menjadi soft copy yang sudah dikompilasi.

Untuk itu, BPS akan mengkompilasi ulang data ekspor-impor mulai Juni-Agustus 2004. “Kekurangan sistem lama telah menyebabkan terjadinya pelimpahan data karena keterlambatan data,” ujarnya.

Nilai ekspor sebesar US$ 7,15 miliar tersebut berati 13,3 persen lebih tinggi dibanding ekspor bulan lalu dan lebih tinggi 41,43 persen dibanding ekspor September 2003. Secara kumulatif, ekspor Januari-September 2004 mencapai US$ 50,74 miliar, atau lebih tinggi 10,77 persen dibanding ekspor periode yang sama tahun 2003.

Peningkatan ekspor nonmigas pada September 2004 tercatat sebesar US$ 5,68 miliar, meningkat 13,76 persen dibanding ekspor bulan sebelumnya, sedangkan selama Januari-September 2004 mencapai US$ 39,29 miliar atau meningkat 10,95 persen dibanding ekspor periode yang sama tahun 2003.

Menurut sektor, ekspor produk industri pada Januari-September meningkat paling tinggi dibanding sektor lain, yakni sebesar 12,89 persen. Sementara menurut negara tujuan, ekspor nonmigas ke Jepang pada September 2004 mencapai angka terbesar, yakni US$ 831 juta.

Amal Ihsan — Tempo






Komentar Anda

Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar: