Sentimen Bursa Regional Menekan Indeks Saham
Selasa, 02 November 2004 | 10:37 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta: Pergerakan bursa regional masih mempengaruhi secara signifikan perkembangan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Jakarta, Selasa (2/11) pagi ini. Sentimen dalam negeri, terutama konflik lembaga eksekutif dan legislatif belum mempengaruhi secara signifikan indeks tersebut.
?Gejolak politik dalam negeri untuk saat ini belum berdampak besar. Namun apabila konflik eksekutif-legislatif tidak segera diatasi, akan membawa dampak buruk di pasar saham. Pasar masih menunggu perkembangan selanjutnya,? ujar Adrian Rusmana, Kepala Riset BNI Sekuritas kepada Tempo, Selasa (2/11).
Menurut Adrian, laporan keuangan kwartal III beberapa emiten masih menjadi sentimen positif bagi pergerakan indeks. Disisi lain pergerakan indeks dipengaruhi bursa regional yang sedang dalam masa menunggu dari perkembangan pemilu presiden di AS. ?Bursa regional cenderung bergerak tidak aktif menunggu pemilu di AS,? katanya.
Dari berbagai sentimen tersebut, menurut Adrian, IHSG dapat bergerak naik atau turun dengan kisaran 856-870. Saham-saham yang menarik diantaranya Indosat, Telkom, dan Aneka Tambang.
Hal yang sama diungkapkan Alfiansyah, Analis dari PT Sinar Mas Sekuritas, yang mengatakan pergerakan indeks lebih didominasi pengaruh bursa regional. Menurutnya, pergerakan indeks saat ini dapat menguat sekaligus menurun dengan pergerakan 853-870.
Beberapa saham yang direkomendasikan dari sektor perbankan diantaranya BRI dan Bank Danamon, dan juga dari sektor pertambangan seperti Aneka Tambang.
Yuliawati-Tempo





