Defisit Anggaran Sampai Oktober Rp 2,7 triliun
Jum'at, 05 November 2004 | 21:00 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2004 sampai akhir Oktober tahun ini sudah mencapai Rp 2,7 triliun, atau 1,4 persen dari produk domestik bruto (PDB). ini berarti defisit yang ada sudah lebih besar dari target defisit 2004 yang ditetapkan hanya 1,3 persen dari PDB.
Menurut Menteri keuangan Jusuf Anwar defisit yang ada sekarang sifatnya hanya sementara atau dinamis. "kita harapkan sampai akhir tahun nanti defisitnya akan sesuai target," ujarnya pada acara buka puasa,di Komplek menteri Widya Chandra, Jakarta Jumat (5/11).
Defisit akan berkurang, menurut Jusuf, jika penerimaan negara dari pajak dan penjualan sisa aset saham perbankan diterima. "Anda datanglah malam tahun baru jam 2 pagi sudah bisa diketahui berapa penerimaan negara yang diperoleh," katanya.
Menurut Direktur Jendral Pajak Hadi Poernomo penerimaan pajak sampai akhir Oktober 2004 ini sudah mencapai Rp 178 triliun. Ini berarti masih terdapat kekurangan setoran pajak sebesar Rp 60 triliun, dari target Rp 238 triliun. Hadi sendiri optimis pihaknya akan mencapai target tersebut pada akhir tahun.
Amal Ihsan





