Media Nusantara Citra akan Terbitkan Obligasi

Rabu, 10 November 2004 | 20:09 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:PT Media Nusantara Citra (MMC), anak perusahaan dari PT Bimantara Citra Tbk, akan menerbitkan obligasi konversi sebesar US$ 40-50 juta.

Penerbitan obligasi itu paling cepat akan diterbitkan 3-4 bulan sebelum dilakukannya penawaran umum saham perdana (IPO) Media Nusantara. IPO Media Nusantara paling cepat dilakukan sebelum semester kedua tahun depan, sehingga saat IPO, obligasi dapat ditukarkan ke bentuk saham.

Dana penerbitan obligasi itu akan dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan kelompok televisi milik MMC yakni, RCTI, TPI, dan TV Global.

”Selain untuk memenuhi kebutuhan investasi kelompok televise, dana obligasi konversi juga dimanfaatkan untuk pembiayaan kembali (refinancing) TPI dan pembayaran utang obligasi RCTI,” kata Harry Tanoe Soedibjo, Direktur Utama Bimantara Citra dan Wakil Komisaris Utama PT Bhakti Investama Tbk.

Bhakti Investama kini menguasai 99,99 persen saham di Media Nusantara. Media tahun lalu juga telah menerbitkan obligasi senilai US$ 550 miliar.

Ketika ditanya perkembangan rencana Bhakti menguasai mayoritas saham Bimantara Citra, Harry mengatakan, proses tersebut masih terus dikembangkan dan ada kemungkinan akan terealisir tahun depan.

Seperti diberitakan sebelumnya, Bhakti Investama berencana menambah kepemilikan sahamnya di Bimantara CItra dan PT Agis Tbk. hingga mencapai minimal 51 persen. Untuk memuluskan rencana itu, Bhakti Investama membutuhkan dana sekitar Rp 450 miliar.

Penambahan kepemilikan saham tersebut akan dilakukan secara bertahap dan rencananya, akhir tahun depan, Bhakti Investama sudah menguasai secara mayoritas saham kedua perusahaan tersebut.

Saat ini Bhakti Investama hanya menguasai sektiar 39,61 persen saham di Bimantara Citra dan 40,74 persen di Agis.

Bhakti Investama merupakan perusahaan investasi yang sejak dua tahun terakhir berubah menjadi perusahaan yang memiliki saham di sekitar 30 perusahaan, baik langsung maupun tidak. Bidang usaha yang digeluti pun beragam, seperti media dan penyiaran, telekomunikasi, investasi, pemasaran produk elektronik, jasa multimedia. Perusahaan ini baru memiliki satu perusahaan yang dikuasai secara mayoritas, yaitu PT Bhakti Capital Indonesia Tbk. dengan kepemilikan sekitar 89,59 persen.

Yuliawati - Tempo






Komentar Anda

Kirim