Pemerintah Akan Kucurkan Bantuan US$ 390,8 Juta

Jum'at, 12 November 2004 | 19:01 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Pemerintah, melalui Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat, akan mengucurkan bantuan langsung kepada masyarakat miskin dengan dana sebesar US$ 390,8 juta. Dana ini terdiri dari dana untuk proyek pengembangan kecamatan tahap ketiga US$ 249,8 juta dan proyek penanggulangan kemiskinan di perkotaan tahap ketiga US$ 141 juta, yang berasal dari pinjaman lunak IDRB dan IDA melalui Bank Dunia.

”Mudah-mudahan pertengahan Desember, proyek-proyek ini dapat diluncurkan untuk provinsi Papua, Maluku, Maluku Utara, dan Sumatera, termasuk Aceh,” kata Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat Alwi Shihab.

Alwi menjelaskan, rapat koordinasi menyepakati bahwa penanggulangan kemiskinan mendapat prioritas agenda 100 hari kabinet Indonesia Bersatu.

“Hal-hal yang selama ini tersendat dan tidak dilanjutkan segera akan dilanjutkan dengan langkah-langkah kongkrit ke depan,”tutur Alwi.

Untuk menindaklanjuti kesepakatan tersebut, menurut dia, kementeriannya akan segera membentuk tim koordinasi untuk mempercepat penyelesaian kesepakatan sampai dilaksanakannya peluncuran program-program terebut.

Badan Perencanaan Pembangunan Nasional dan Departemen Keuangan segera membuat agenda penyelesaian proses negosiasi proyek dan membuat jadwal crash program.

Proyek penanggulangan kemiskinan di perkotaan maupun proyek pengembangan kecamatan merupakan instrumen pemerintah untuk penanggulangan kemiskinan, baik di perkotaan maupun di perdesaan.

Proyek penanggulangan kemiskinan di perkotaan akan dilakukan juga di Sumatera, Aceh, Papua, Maluku, dan Maluku Utara agar tidak menimbulkan kecemburuan sosial. Selama ini program penanggulan kemiskinan tahap pertama hanya di lakukan di Pulau Jawa dan 14 provinsi, termasuk Sumatera dan Kalimantan. Tahap kedua, program ini mencakup bagian selatan Jawa, termasuk Sulawesi dan Kalimantan.

Badriah - Tempo






Komentar Anda

Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar: