Trans TV Akan Tawarkan Sahamnya ke Publik 2006
Kamis, 25 November 2004 | 14:28 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:PT Televisi Transformasi Indonesia (Trans TV), stasiun televisi swasta di Jakarta, akan menawarkan sahamnya ke masyarakat pada 2006.
Bos Trans TV Chairul Tanjung mengatakan, perusahaan akan menawarkan saham antara 20-30 persen. Dana hasil penawaran saham ini akan digunakan untuk melunasi utang yang masih tersisa serta pengembangan infrastruktur stasiun Trans TV.
“Atau bisa juga dipakai untuk mengakuisisi televisi lain,” kata Chairul saat menghadiri halal bi halal Bank Indonesia di gedung BI, Jakarta.
Chairul mengatakan, sekarang ini Trans TV baru membukukan keuntungan setelah sebelumnya rugi sejak awal berdirinya. Tahun lalu perusahaan masih rugi, tapi selama setengah tahun terakhir sudah untung.
“Meskipun keuntungan ini masih belum bisa menutupi kerugian sebelumnya,” katanya. Hingga akhir September 2004, aset Trans TV mencapai Rp 20 triliun dan laba kotor Rp 500 miliar.
Karena itu, menurut dia, tahun ketiga merupakan waktu yang pas untuk menawarkan saham ke publik. Stasiun Trans TV saat ini memiliki 22 menara transmisi yang menjangkau Jawa, Bali, sebagian Sumatera, Kalimantan, Sualwesi, serta sebagian Irian Jaya.
“Trans TV akan membangun 32 menara transmisi lagi pada 2005 dengan investasi Rp 3-5 miliar per satu transmisi,” katanya.
Chairul mengatakan, total investasi Trans TV rata-rata mencapai Rp 100-150 miliar per tahun. Dana ini digunakan untuk memperbaharui peralatan.
Yandi MR - Tempo




Komentar Anda :