Pemerintah Minta BP Tangguh Tingkatkan Cadangan Gas
Senin, 29 November 2004 | 16:32 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Purnomo Yusgiantoro, telah meminta Beyond Petroleum (BP) Tangguh agar mengoptimalkan cadangan gas. "Cadangannya kalau tidak salah 14 TCF (Trilyun Cubik Feet) tapi bisa dikembangkan hingga 28 TCF," kata Purnomo Senin, hari ini.
Saat ini, Purnomo melanjutkan, permintaan LNG cukup baik sehingga jika ada kecocokan harga maka pasar dengan sendirinya terbuka lebar. Karena pasarnya bagus, “Sebaiknya BP melihat kemungkinan ini. Cadangannya ditingktakan sehingga jika permintaan meningkat bisa diakomodir," ujarnya.
Dia mencontohkan adanya permintaan LNG dari Chile sebesar 2 juta ton hingga 4 juta ton pertahun. Pemerintah akan segera mengirim tim untuk menegosiasikan masalah harga. Permintaan itu adalah peluang pasar baru.
Sebelumnya Indonesia telah menandatangani persiapan perjanjian awal untuk menjual gas alam ke Chile. Perjanjian tersebut dilakukan menindaklanjuti perbicaraan yang telah dilakukan antara Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dengan rekannya Ricardo lagos, Presiden Chile dalam pertemuan APEC di Santiago, Chile
Pihak BP sendiri, lanjut Purnomo, menyambut baik tawaran pemerintah. "Jawabannya mereka akan prioritaskan pada Januari 2005 ini dengan membangun train yang menghasilkan 7,5 juta ton gas alam cair, sambil melakukan verifikasi terhadap cadangannya,"jelasnya.
Sekedar diketahui, BP Tangguh adalah perusahaan yang telah melaksanakan kegiatan eksploitasi di wilayah ini sejak tahun 2001. Dari sekitar 50 Gas Alam Cair di wilayah Kecamatan Babo, diperkirakan dapat memproduksi 6-7 Juta Ton Gas Alam Cair per tahun. Jumlah itu hasil dari 2 train pemroses yang akan dibangun lebih awal. Konstruksi train proses dan fasilitas pendukungnya dijadwalkan akan dimulai tahun 2002 dan beroperasi secara penuh pada tahun 2005. Train ketiga dan tambahan berikutnya akan segera dimulai setelah pasar berkembang
Muhamad Fasabeni----Tempo





