Belum Bisa Cairkan Dana, Nasabah Bank Global Resah

Rabu, 01 Desember 2004 | 03:55 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Merespon kegelisahan nasabah itu, sekitar pukul 11.00, manajemen Bank Global, menggelar pertemuan dengan mereka. Suasana pertemuan berlangsung cukup tegang. Puluhan petugas keamanan berpakaian hitam-hitam yang menjaga ketat di lantai dasar dan 2 kian menambah ketegangan.

Wartawan Tempo yang berhasil ikut dalam pertemuan di lantai 2 menyaksikan keresahan para nasabah. Mereka mengaku khawatir, karena produk Prudence yang dibeli lewat Bank Global belum bisa cair kendati sudah jatuh tempo. Sebagian nasabah lainnya mengeluhkan depositonya yang juga belum bisa dicairkan.

Beberapa nasabah sempat protes kepada Mira Stefani, pengacara dari kantor Hukum V.B. Laiskodat S.H, yang menjembatani Bank Global dengan nasabah. Sumber ketidak puasan adalah mereka diminta mencari waktu lain menemui manajemen, sementara sebagian nasabah sudah ada yang bertemu dengan Direktur Bank Global, Rico Santosa.

Mira mengatakan, berdasarkan penjelasan manajemen, Bank Global masih punya dana cukup untuk membayar nasabah. Namun, Bank Global belum bisa membayar sekaligus karena jumlah nasabah banyak. “Dana nasabah nanti bisa dicairkan. Tapi manajemen minta waktu,” kata Mira kepada para nasabah yang emosi.

Seorang nasabah yang ditemui seusai pertemuan mengaku belum ada kesepakatan antara manajemen dengan mereka. Menurut dia, manajemen menjelaskan dana nasabah belum bisa ditarik karena masalah administrasi.

Selain itu, kata dia, Direktur Bank Global menjelaskan bank dalam keadaan sehat. “Kata direksi, rasio modal bank 20-25 persen. Apabila nasabah menarik dana sekitar itu, bank bisa kolaps,” kata nasabah yang enggan disebutkan namanya.

Yudi Tjandramulia, nasabah Bank Global cabang Tanah Abang menjelaskan, anggota keluarganya memang memiliki Prudence yang jatuh tempo pada 24 November. Namun, Prudence itu otomatis diperpanjang jadi 24 Desember. “Tak ada masalah lagi.”

Sementara itu, Presiden Direktur Bank Global Irawan Salim mengungkapkan, nasabah datang ke Bank Global atas undangannya terkait dengan promosi produk agar deposan memperpanjang simpanannya yang jatuh tempo akhir tahun karena tiap akhir tahun biasanya banyak staf yang cuti dan liburan.

“Sebagai insentif, kami beri hadiah telepon genggam. Mereka paham. Apalagi, kami tidak kesulitan likuiditas.”

Padjar Iswara/Yuliawati/Heri Susanto - Tempo

TOPIK






Komentar Anda

Kirim