PLN Harus Kurangi Ketergantungan Terhadap Solar
Jum'at, 03 Desember 2004 | 14:48 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Menteri Negara Badan Usaha Milik Negara Sugiharto meminta PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) untuk mengurangi ketergantungan pada bahan bakar solar.
“Bisa saja PLN beralih ke bahan bakar gas atau yang lainnya,” katanya pada wartawan, Jumat (3/12) di Jakarta.
Jika PLN masih mempunyai ketergantungan yang tinggi pada bahan bakar solar, lanjutnya, maka dampak kenaikan harga minyak akan sangat besar.
Direktur Utama PLN Eddie Widiono pernah mengungkapkan, PLN akan menandatangani kontrak baru pembelian gas untuk pembangkit listriknya. Volumenya mencapai 800 juta kaki kubik.
Pembelian gas ini, kata Eddie, dalam rangka menambah konsumsi gas di pembangkit perusahaan, sehingga tidak tergantung pada bahan bakar minyak. Dengan begitu, perusahaan yang dikelolanya bisa berhemat.
Seperti diketahui, akibat kesulitan pasokan gas, beberapa pembangkit PLN terpaksa memakai bahan bakar minyak. Padahal harganya mahal, setara US$ 6 per mmbtu. "Dengan penambahan konsumsi gas ketimbang BBM, PLN mampu berhemat sekitar Rp 10 triliun." (erwin daryanto)





