Prabowo Ikut Bursa Calon Ketua HKTI
Jum'at, 03 Desember 2004 | 18:44 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Mantan Komandan Jenderal Kopassus Prabowo Subianto akan mencalonkan diri sebagai Ketua Umum HKTI (Himpunan Kerukunan Tani Indonesia), periode 2005-2010.
Sumber Tempo mengungkapkan, selain Prabowo yang akan masuk dalam bursa Ketua Umum HKTI antara lain adalah pengusaha Setiawan Jodi dan Dirjen Bina Produksi Tanaman Pangan Departemen Pertanian Ja'far Hafsah.
Prabowo yang hadir dalam acara pembukaan Munas HKTI ke-VI dan Kongres Tani ke-V di asrama haji Pondok Gede, Jakarta ketika diminta konfirmasi hanya mengatakan, “Sektor pertanian sangat perlu dan memegang peran vital di negara kita."
Munas tersebut dihadiri oleh tiga elemen dari HKTI yakni Pemuda HKTI, Wanita HKTI dan HKTI sendiri. Mereka datang dari perwakilan di daerah seluruh propinsi Indonesia.
Mengenai keinginan dari Pemuda HKTI agar syarat Ketua HKTI harus dari anggota, Prabowo dengan kalem menjawab, “Semua ada prosedurnya, tidak ada istilah jegal-jegalan dalam hal ini."
Sudirman Teguh, Ketua HKTI Sumatera Selatan, berpendapat HKTI jangan dijadikan terminal untuk mencari popularitas saja. Maksudnya, pengkaderan dari pemuda HKTI harus diwadahi denagan baik. Jika kepengurusan pusat didominasi orang luar anggota HKTI, maka organisasi akan menjadi bias. "Tidak ada gunanya proses pengkaderan," kata Sudirman.
Kepemimpinan Siswono Yudohusodo periode ini, kata dia, sangat baik. Seandainya dia tidak terpilih kembali, maka Pemuda HKTI akan mengusulkan calon alternatif. Dia juga akan mengupayakan peran yang lebih kepada dua elemen HKTI yakni Pemuda HKTI dan Wanita HKTI untuk dapat berkiprah dijajaran pengurus.
"Selama ini kami seperti anak tiri, hak kami tidak sama. Kami akan berusaha merubah tata tertib sidang nanti," kata Sudirman.
Prabowo tidak bersedia menjawab secara detail ketika ditanyakan tentang pendapat dari Sudirman. “Pokoknya, keinginan-keinginan dari seluruh elemen HKTI harus diwadahi." asep yogi junaedi.





