Widya Purnama: Perundingan Kembali Dengan Exxon Berbasis Bisnis

Rabu, 08 Desember 2004 | 11:08 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Direktur Pertamina, Widya Purnama, menegaskan bahwa jika Pertamina diminta kembali melakukan perundingan dengan Exxon Mobil Oil maka perundingan itu harus didasarkan pada pertimbangan bisnis. "Basis perundingan adalah B to B dengan tujuan memberikan keuntungan," ucap Widya Purnama dalam Rapat Dengar Pendapat dengan Komisi VII, Selasa malam (7/11).

Purnama mengisyaratkan bahwa ada tiga hal yang hal yang harus dipenuh jika perudingan dengan Exxon diteruskan ataupun jika ingin membuat perjanjian dengan pihak lainnya. Ketiga hal tersebut adalah : Pertamina mendapat keuntungan, negara memperoleh keuntungan dan kontraktor meraih untung. Jadi, "Prioritasnya setelah Pertamina dan Negara mendapat untung baru kontraktor bisa meraup keuntungan," ucapnya.

Purnama juga menguraikan keuntungan yang bakal diperoleh Pertamina jika kontrak Exxon di Block Cepu tidak diperpanjang. "Reveneu (keuntungan) sepenuhnya akan dinikmati Pertamina dan diharapkan kedepan dapat menjadi perusahaan minyak kelas dunia,"kata Widya Purnama dihadapan anggota DPR komisi VII yang membawahi bidang energi ini.

Keuntungan lainnya adalah bahwa minyak dari Blok Cepu dapat mengurangi impor minyak mentah untuk kebutuhan dalam negeri. Ini dibutuhkan demi keamanan suplai minyak di dalam negeri.

Widya Purnama menjelaskan cadangan minyak yang ditemukan diBlok Cepu oleh Exxon Mobil ini sekitar 200 ribu barel per hari yang dapat di eksploitasi. "Dengan adanya cadangan ini diharapkan impor minyak tidak terlalu banyak."

Muhamad Fasabeni-- Tempo






Komentar Anda

Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar: