Reksa Dana Bank Global Diduga Palsu

Selasa, 14 Desember 2004 | 14:13 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Badan Pengawas Pasar Modal (Bapepam) menduga reksa dana yang ditawarkan PT Bank Global Tbk kepada nasabahnya adalah palsu.

Menurut Kepala Biro Penelitian dan Penyidikan Bapepam Abraham Bestari, reksa dana itu ditawarkan kepada nasabah Bank Global dengan memakai istilah prime customer.

“Deposito Bank Global dikonversi ke reksa dana. Nah reksa dana itulah yang diduga palsu,” kata Abraham kepada wartawan di Jakarta, Selasa (14/12).

Abraham menambahkan, dugaan reksa dana palsu tersebut karena seharusnya uang yang awalnya deposito, kemudian dikonversi ke reksa dana seharusnya disetor ke bank kustodian, dalam hal ini Deustche Bank.

Bapepam, menurut Abraham, belum mengetahui dana dari hasil pembelian reksa dana tersebut mengalir kemana. “Baru diselidiki, tetapi yang jelas belum masuk ke bank kustodian,” kata dia.

Abraham menambahkan, pada prinsipnya Bank Global tidak bisa melakukan penjualan reksa dana. Secara prosedural pembelian reksa dana adalah melalui wakil agen penjualan, yang biasanya adalah orang-perorang yang sudah mempunyai lisensi atau izin dari Bapepam untuk menjual produk reksa dana. “Dan Bank Global itu bukan wakil agen untuk penjualan reksa dana,” tambahnya.

Rencananya, menurut Abraham, minggu ini Bapepam akan memanggil direksi Bank Global dan direksi Prudence. (erwin daryanto)






Komentar Anda

Kirim