Pertamina Tak Akan Turunkan Kembali Harga Elpiji dan Pertamax
Jum'at, 24 Desember 2004 | 02:30 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Direktur Pemasaran dan Niaga PT Pertamina (persero) Arie Soemarno menegaskan, Pertamina tidak akan menurunkan kembali harga elpiji dan Pertamax, meskipun saat ini mendapat penolakan dari masyarakat.
“Kenaikan sudah kita lakukan dan akan tetap (dilakukan),” kata Arie.
Menurut Arie, pemerintah tidak lagi bisa melakukan intervensi terhadap Pertamina karena untuk elpiji sudah tidak lagi disubsidi. “Kalaupun akan dilakukan revisi yang melakukan adalah Pertamina dan tidak ada intervensi dari pemerintah,” katanya.
Seperti diketahui, Pertamina telah menaikan harga harga elpiji sebesar 42 persen, yakni dari Rp 3.000 menjadi Rp 4.250 per kilogram. Sedangkan harga Pertamax naik 62 persen menjadi Rp 4.000 per liter dan Pertamax Plus naik 52 persen menjadi Rp 4.200 per liter. Kenaikan harga itu mulai berlaku pada Minggu (19/12) dini hari lalu.
Sementara itu, Direktur Pemasaran Minyak dan Gas Departemen Energi dan Sumber Daya Mineral Erie Soedarmo mengatakan, Pertamax selama ini digunakan kelas menengah ke atas, sehingga tidak membebani masyarakat kecil. “Masak mereka mampu membeli mobil mahal tapi tidak kuat beli Pertamax,” katanya.
Muhamad Fasabeni - Tempo





