Baru 20 BUMN Berikan Bantuan
Selasa, 28 Desember 2004 | 14:48 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta: Sampai saat ini baru 20 Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang menyetorkan dana bantuan ke Aceh dengan total nilai Rp 20 miliar. Diharapkan, seluruh BUMN memberikan sumbangan sesuai dengan kemampuan.
"Bantuan tersebut tidak seluruhnya berupa uang tunai tapi terdiri dari berbagai macam bantuan yang diperlukan," ujar Sugiharto, Menteri Negara BUMN, di Gedung Bapepam Jakarta, Selasa (28/12).
Sugiharto juga mengatakan, presiden telah menginstruksikan dalam rapat perekonomian bahwa bantuan yang diperlukan di Aceh tidak harus dana tunai tapi dapat berupa tenda, bahan makanan, selimut, obat-obatan, dan perlengkapan lainnya.
Sugiharto menyatakan, dia telah mengusulkan segala biaya yang dikeluarkan perusahaan pemerintah dan swasta khusus untuk bantuan ke Aceh tidak perlu mendapat beban pajak. Usulan ini, menurutnya, telah disetujui dan sedang dilaporkan ke menteri keuangan serta dirjen pajak.
Saat ini, ujar Sugiharto, beberapa BUMN dan departemen pemerintah seperti Bulog, PLN, dan Telkom, sudah datang ke lokasi bencana. Rencananya, Sugiharto sendiri akan berangkat besok pagi untuk meninjau daerah tersebut langsung.
Beserta Sugiharto akan berangkat Abdullah Gymnastiar dan dan Arifin Ilham, yang akan memimpin salat jenazah di beberapa tempat di Aceh.
Yuliawati





