Bahtera Adimina Kesulitan Bayar Singking Fund Rp 10 miliar

Rabu, 29 Desember 2004 | 00:19 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:PT Bahtera Adimina Samudra Tbk (BASS) mengalami kesulitan bayar sinking fund (penyisihan dana untuk pelunasan obligasi) yang ke 4 atas obligasi Bahtera Adimina I Tahun 2000 sebesar Rp. 10 miliar. Pembayaran dana penyisihan ke 4 ini, jatuh tempo pada 5 Juni 2004 lalu.

Dalam pertemuannya antara Bahtera Adimina (emiten), PT Bank Mandiri selaku Wali Amanat serta pihak Bursa Efek Surabaya (BES), emiten mengakui kesulitan pembayaran dana penyisihan karena kondisi perusahaan yang kurang membaik.

Menurut emiten, kondisi operasional sedang mengalami kesulitan sehingga kinerja emiten mengalami penurunan. Sampai dengan bulan September 2004, penjualan dalam rupiah sebesar Rp. 105,088 miliar, atau menurun dibandingkan dengan bulan September 2003 dengan nilai sebesar Rp. 124,904 miliar. Sedangkan penjualan dalam dolar, sampai bulan September 2004 sebesar US$ 11,9 ribu atau menurun bila dibandingkan tahun 2003 sebesar US$ 14,545 ribu.

Dalam mengatasi permasalahan tersebut, emiten akan berusaha meningkatkan efisiensi operasional, diversifikasi pemasaran, dan ekspansi perdagangan.

Sementara dalam mengatasi pembayaran Obligasi Bahtera Adimina I Tahun 2000 yang jatuh tempo pada 5 Juni 2005, emiten akan menjajaki beberapa upaya refinancing, baik melalui perbankan, mencari Investor baru ataupun melakukan penambahan modal melalui mekanisme di pasar modal. Selain itu, emiten memberikan jaminan kepada Pemegang Obligasi berupa 10 (sepuluh) unit kapal besi.

Adapun Bank Mandiri selaku Wali Amanat, sebelumnya telah menyurati emiten. Wali amanat menyatakan apabila sampai dengan akhir bulan Desember 2004 emiten masih belum memenuhi kewajiban penyetoran dana penyisihan, maka wali amanat akan mengumumkan kelalaian emiten tersebut melalui suratkabar dan berhak memanggil RUPO.

Menurut Wali Amanat, jumlah dana penyisihan seluruhnya yang telah disetor emiten sampai Oktober 2004 sebesar Rp. 15 miliar. BES menyatakan akan terus memantau perkembangan penyelesaian masalah ini, ”BES meminta miten untuk menyampaikan perkembangan yang terjadi mengenai pemenuhan kewajiban dan upaya penyelesaian atas Obligasi I Bahtera Adimina Tahun 2000,”kata Sugeng Rijadi, perwakilan BES seperti yang tertera pada siaran publik BES.

Berdasarkan data BES, nilai nominal Obligasi Bahtera Adimina I Tahun 2000 sebesar Rp 100 miliar yang efektif mulai tanggal 12 Mei . Obligasi ini mendapat rating BB-, dan sebagai penjamin emisi utama (lead underwriter) adalah PT Panin Sekuritas Tbk.

Yuliawati






Komentar Anda

Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar: