Kerugian PLN Akibat Tsunami Capai Rp 500 Miliar
Kamis, 30 Desember 2004 | 17:09 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta: Akibat gempa bumi dan gelombang tsunami yang menimpa Aceh, PLN diperkirakan rugi Rp 500 milar. Jumlah ini termasuk kerusakan jaringan transmisi menengah dan juga transmisi rendah. Hal itu dijelaskan Eddie Widiono, Direktur Utama PLN, Kamis (30/12).
Kerusakan akibat tsunami tersebut diantaranya adalah PLTD Apung yang berkapasitas 10 mega watt, jaringan transmisi menengah sepanjang 350 kilometer, jaringan transmisi rendah 900 kilometer, 100-150 gardu induk kapasitas 20 MVA, 40 ribu satuan sambungan rumah, enam unit mobil operasional, satu unit crane, dan sejumlah bangunan kantor PLN.
Eddie juga mengatakan, akibat tsunami tersebut mengakibatkan 172 pegawai PLN dan keluarganya tewas dan hilang. "Seluruh aset PLN yang rusak nilainya saat ini masih terus didata," katanya.
Selain itu, PLN mengumpulkan bantuan hingga mencapai Rp 1,8 miliar. Jumlah ini tidak termasuk sumbangan PLN yang langsung disampaikan direktur utama PLN sebesar Rp 1 miliar, pada hari kedua bencana.
PLN juga mengirimkan 108 teknisi untuk mempercepat proses pemulihan sistem kelistrikan. Para teknisi yang berasal dari beberapa wilayah diberangkatkan secara bertahap dengan jadual yang berbeda. Pada Rabu kemarin, sembilan teknisi dari PLN Sumatera Barat telah berangkat, sedangkan hari ini dari PLN distribusi Banten dan Jawa Barat berangkat dengan kapal laut.
Muhamad Fasabeni





