Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Ekbis

Presiden Buka Perdagangan Bursa Awal Tahun
Senin, 03 Januari 2005 | 12:35 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: Presiden Susilo Bambang Yudhoyono membuka perdagangan bursa awal tahun di Gedung ursa Efek Jakarta, Senin (3/1) pukul 09.20 WIB. Ikut menghadiri acara itu menteri dijajaran perekonomian, pelaku pasar modal seperti 110 direktur utama dari perusahaan efek di BEJ dan Bursa Efek Surabaya.

Ketika Presiden Susilo menekan tombol sirene pukul 09.30 WIB, tercatat indeks mengalami kenaikan 0,31 point menjadi dilevel 1.005. Presiden menjelaskan peningkatan perkembangan pasar modal merupakan salah satu komitmen pemerintah di tahun 2005. Untuk mendukung upaya perkembangan pasar modal, pemerintah, katanya, akan memberikan dukungan dengan mengupayakan berjalannya pengelolaan pemerintah yang baik (good goverment). Pemerintah berusaha menjaga keamanan dalam negeri dengan tetap menjaga stabilitas serta kepastian hukum. ?Pemerintah akan terus berusaha memerangi korupsi, kolusi dan nepotisme,? katanya.

Susilo menambahkan, kinerja pasar modal yang lebih baik akan memberikan sumbangan berarti bagi perekonomian nasional. Selama ini perkembangan pasar modal yang pesat menunjukan besarnya sumbangan ekonomi makro. Lebih lanjut ia mengatakan, indikator kestabilan stabilitas makro ditandai dengan fiskal yang terjaga dan peningkatan investasi sampai 10 persen selama kuartal empat 2004.

Selain itu perkembangan pasar modal 2004 didukung adanya kepercayaan pasar yang salah satunya ditandai peningkatan rating utang 2004. Padahal, menurut Susilo, terdapat faktor-faktor nonekonomi seperti pemilu, dan terorisme yang sedikit memberikan hambatan pada kegiatan ekonomi. Namun hal itu, tuturnya relatif kecil berpengaruh karena kepercayaan pelaku bisnis lebih besar.

Susilo menjelaskan pemerintah menyadari bahwa kepastian hukum sangat mempengaruhi perdagangan saham, karenanya pemerintah berupaya meningkatkan kepastian hukum. Aksi terorisme, katanya, masih mengancam. Namun pemerintah akan terus melakukan langkah-langkah antisipatif menanggulangi dan mencegah aksi terorisme tersebut.

Yuliawati?Tempo

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Suasana di Bursa Efek Jakarta, 2000. [TEMPO/ Rully Kesuma; 29d/494/2000; 20000603]. Peluncuran saham Bank Central Asia (BCA) di Bursa Efek Jakarta (BEJ), 31 Mei 2000. [TEMPO/ Rully Kesuma; 30d/238/2000; 20000705].
BEJ
BEJ
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

5.200 Kantong Mayat Disiapkan untuk Meulaboh
Kondisi Meulaboh 90 Persen Hancur
Malam Tahun Baru Lalu Lintas Kota Bogor Diubah
Sebanyak 19 Anggota Bursa Belum Penuhi Modal Disetor
Pertumbuhan Bursa Indonesia Tertinggi Di Asia
Penutupan Akhir Tahun, Indeks Berhasil Capai 1.000
BEJ Suspend Dua Emiten
Indeks Cenderung Bertahan Di Atas 1.000
Bahtera Adimina Kesulitan Bayar Singking Fund Rp 10 miliar
Indeks Berpeluang Terus Menguat
> selengkapnya...


Referensi

Kronologis Perseteruan Ongko vs BFI Finance
PP RI No. 12 Tahun 2004 Tentang Perubahan Atas PP No. 45 Tahun 1995 Tentang Penyelenggaraan Kegiatan Di Bidang Pasar Modal
PP RI No. 11 Tahun 2004 Tentang Penjualan Saham Pada Perusahaan Perseroan ( Persero ) PT. Adhi Karya
PP RI No. 70 Tahun 2000 Tentang Penambahan Penyertaan Modal Negara RI Ke Dalam Modal Saham Perusahaan Perseroan (Persero) PT. Perusahaan Penerbangan Garuda Indonesia
> selengkapnya...

Website

Bursa Efek Surabaya
Bursa Efek Jakarta


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Suara NU ke Pasangan Karsa, Perempuan ke Kaji
Pasangan Karsa Langsung Lakukan Konsolidasi
Industri Mulai Geser Hari Kerja
Pemerintah Siapkan Dana Cadangan untuk PLN
Industri Gugat PLN Jika Tarif Dinaikkan

<< January,2005>>
MSnSl RK JS
      01
02 03 04 05 06 07 08
09 10 11 12 13 14 15
16 17 18 19 20 21 22
23 24 25 26 27 28 29
30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data