Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Ekonomi dan Bisnis

BP Tangguh Setuju Naikkan Bagi Hasil ke Pemerintah
Selasa, 04 Januari 2005 | 20:15 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:BP Tangguh setuju mengubah bagi hasil untuk pemerintah menjadi lebih besar untuk proyek gas alam cair (LNG) di Tangguh Papua.

Menurut Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Iin Arifin Takhayan, BP Tangguh mau menaikkan bagi hasil untuk pemerintah.

“Prinsipnya, BP Tangguh mau menaikkan bagi hasil itu, tapi ada beberapa variable, sehingga perundingan berjalan alot seperti besaran perubahan itu,” kata Iin di Jakarta hari ini.

Selama ini, pola bagi bagi hasil proyek Tangguh adalah 60 persen pemerintah dan 40 persen BP. Pemerintah meminta kenaikan bagian sebagai kompensasi atas persetujuan perpanjangan kontrak yang diberikan. Kontrak BP di Tangguh akan berakhir pada 2017 dan perusahaan itu telah mengajukan kontrak perpanjangan hingga 2034.

Menurut Iin, perundingan dengan BP Tangguh sampai saat ini masih berlangsung alot. Selain soal besaran perubahan bagi hasil, BP Tangguh juga meminta incentive cost recovery. “Perusahaan itu meminta, jika perubahan bagi hasil sekian, insentifnya sekian. Ya pemerintah akan lihat nilai keekonomiannya,” katanya.

Insentif itu memang diberikan pemerintah dengan cara turut membayari suku bunga pinjaman si kontraktor dengan dasar tingkat suku bunga bank-bank di London (LIBOR). Contohnya, LIBOR ditambah sekian persen. Sekian persen itulah yang dibayari pemerintah sebagai biaya insentif.

Proyek Tangguh merupakan proyek pengembangan LNG ketiga di Indonesia, setelah lapangan Arun di Aceh dan Bontang di Kalimantan Timur. Pemerintah melalui BP Migas telah menunjuk BP asal Inggris sebagai kontraktor bagi hasil proyek Tangguh. Rencananya proyek ini akan beroperasi mulai 2007.

Proyek ini berada di bagian barat Papua, provinsi yang diberikan otonomi khusus oleh pemerintah sejak 2001. Lapangan Tangguh terletak di wilayah Teluk Berau, serta terdiri atas tiga daerah kontrak bagi hasil, yakni Berau, Muturi, dan Wiriagar.

Muhamad Fasabeni - Tempo

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Purnomo Yusgiantoro bertanya kepada salah seorang stafnya dalam  rapat kerja dengan Komisi VIII DPR di Gedung MPR/ DPR  Jakarta, Senin, 17 Februari 2003. Dalam rapat tersebut dibahas masalah proyek PLTU Tanjung Jati B. [TEMPO/ Amatul Rayyani; Digital Image; 20030314]. Menteri Energi Sumber Daya Mineral, Purnomo Yusgiantoro (kanan) berbicara dengan Menteri Negara Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian, Dorodjatun Kuntjoro-Jakti dalam rapat dengar pendapat Tim Renegosiasi Listrik Swasta (Tim Keppres 133) dengan Komisi VIII yang membidangi antara lain soal pertambangan dan energi di Gedung MPR/DPR, Jakarta, 17 Juni 2003. [TEMPO/ Santirta M; K15A/418/2003; 20030625].
Purnomo Yusgiantoro
Purnomo Yusgiantoro dan Dorodjatun Kuntjoro-Jakti

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

MK Batalkan UU Ketenagalistrikan, Pemerintah Siapkan Aturan Lain
Pemerintah Akan Tandatangani Kontrak Gas US$ 4 Miliar
Purnomo Yusgiantoro: Buyat Tidak Tercemar
Departemen Pertambangan Siapkan Opsi Kenaikan BBM
Dirjen Migas: Perlu Insentif Fiskal untuk Investor Migas
Menteri-menteri Ekonomi Halal Bi Halal
Kabinet Indonesia Bersatu Belum Putuskan Nasib AAF
Pemerintah Jajaki Kerja Sama Energi Dengan Sejumlah Negara
Pemerintah Akui Belum Mencukupi Air Bersih di Daerah Tertinggal
Libya Ajak Indonesia Ikut Tender Blok Migas
> selengkapnya...


Website

Departemen Energi dan Sumber Daya Mineral


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Adinda Bakrie Gelar Resepsi Mewah
Indonesia Masuk Radar OECD
Presiden Kecewa Larangan Terbang ke Eropa Diperpanjang
Anwar: Aliran Dana BI Lebih Serius dari Korupsi Biasa
Pabrik Mittal Jadi Acuan Krakatau Steel

<< January,2005>>
MSnSl RK JS
      01
02 03 04 05 06 07 08
09 10 11 12 13 14 15
16 17 18 19 20 21 22
23 24 25 26 27 28 29
30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data