|
Ekonomi
Pemerintah akan Ajukan Inisiatif Keringanan Pembayaran Utang
Selasa, 04 Januari 2005 | 23:29 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Wakil Presiden M. Jusuf Kalla mengatakan pemerintah akan mengambil inisiatif mengajukan keringanan pembayaran utang dalam forum Paris Club dan Consultative Group on Indonesia (CGI).
Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) tengah mempersiapkan rancangan inisiatif ini, termasuk jumlah yang diusulkan untuk dikurangi.
“Pemerintah akan meminta dengan sangat,” kata Wakil Presiden kepada wartawan di kantornya, menanggapi usulan moratorium (keringanan pembayaran) utang yang diajukan Jerman dan Inggris belum lama ini.
Kanselir Jerman Gerhard Schroeder pekan lalu mengatakan, Paris Club yang beranggotakan 19 negara kreditur harus mempertimbangkan kemungkinan penundaan pembayaran utang Indonesia dan Somalia.
Ini perlu dilakukan untuk memberikan kesempatan kepada Indonesia memulihkan diri dari dampak bencana di Aceh. “Jerman akan mengusulkan moratorium utang dalam pertemuan Paris Club pada Januari mendatang,” katanya. Namun, dia tidak menyebutkanlebih detail soal itu.
Tidak hanya Jerman, Inggris juga mengusulkan pengurangan utang bagi Indonesia dan negara lain yang menjadi korban gempa dan tsunami.
Sementara itu, Menteri Negara Badan Usaha Milik Negara Sugiharto mengatakan, inisiatif keringanan pembayaran utang tidak akan mempengaruhi peringkat hutang Indonesia, karena pengurangan utang itu ditawarkan oleh negara-negara donor.
”Beda kalau pemerintah Indonesia memang tidak mampu bayar dan meminta moratorium. Tapi ini kan volunteer moratorium,” katanya.
Namun, menurut dia, pengurangan utang ini tidak dapat dipaksakan, karena ada negara-negara yang enggan. “Negara-negara itu lebih suka memberi hibah daripada moratorium,” katanya.
Sugiharto sendiri mendukung inisiatif keringanan pembayaran utang ini, karena kalau usulan itu disetujui negara donor, maka akan mengurangi tekanan pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara.
Sapto Pradityo - Tempo
| Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
|
| |
|
|
|
|
![Menteri koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat (Menko Kesra), M Jusuf Kalla memberi keterangan pers perihal evaluasi pelaksanaan penyaluran dana konpensasi pengurangan subsidi BBM (Bahan Bakar Minyak) 2000 dan 2001 di kantor Menteri Negara Komunikasi dan Informasi, Jakarta, 14/06/02. [TEMPO/ Bagus Indahono; K8A/114/2002; 20020701].](/hg/photostock/2004/12/29/s_K8A11403_high_thumb.jpg) |
 |
| M Jusuf Kalla memberi keterangan pers
|
|
|
|
|
|
INDEKS BERITA LAINNYA :
|