Indeks Masih Berpeluang Menguat
Rabu, 05 Januari 2005 | 10:00 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta: Analis memperkirakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Jakarta masih berpotensi menguat setelah kemarin naik cukup signifikan, yaitu 17 poin.
Secara teknis potensi penguatan indeks ditandai besarnya volume perdagangan dan nilai transaksi pada perdagangan kemarin. "Volume perdagangan yang besar menunjukan sentimen positif berlanjutnya penguatan indeks hari ini," kata Edwin Sebayang, Analis Evergreen Capital.
Menurut Edwin, kenaikan indeks kemarin diantaranya dipicu isu moratorium utang RI oleh negara-negara donor. Selain itu, kemarin perdagangan bursa regional bergerak positif.
Pada perdagangan hari ini, selain terdapat indikasi indeks menguat, indeks berpeluang terkoreksi. Hal ini dipengaruhi penutupan bursa regional seperti Dow Jones yang melemah dan rupiah melemah.
Menurut Edwin, kemungkinan indeks bergerak dikisaran 1.003-1.025. Dia menyarankan, aksi beli terhadap saham seperti TINS (Timah Tbk), ANTM (Aneka Tambang Tbk), CFIN (Clipan Finance Indonesia Tbk) dan INDF (Indofood Sukses Makmur Tbk). Adapun aksi jual terhadap saham GGRM (Gudang Garam Tbk), TLKM (Telekomunikasi Indonesia Tbk) dan ISAT (Indosat Tbk).
Yuliawati





