Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Ekonomi

Pemerintah Bangun 123 Ribu Rumah Gratis di Aceh
Kamis, 06 Januari 2005 | 17:23 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Pemerintah akan membangun 123 ribu rumah sederhana untuk penduduk yang menjadi korban bencana gempa bumi dan gelombang tsunami di Provinsi Nangroe Aceh Darussalam. Rumah-rumah tersebut akan diberikan secara gratis kepada penduduk miskin korban bencana.

Menteri Negara Perumahan Rakyat M. Yusuf Asyari mengatakan, daerah Banda Aceh memerlukan 36 ribu rumah. Masing-masing di Aceh Besar sebanyak 35.275 unit, Meulaboh 18 ribu unit, Aceh Jaya 10.500 unit, dan sisanya tersebar di sejumlah kabupaten di Aceh.

“Pengadaan 123 rumah itu masuk dalam program rehabilitasi Aceh yang dibuat Kementerian Perumahan Rakyat,” kata Yusuf Asyari ketika bertemu dengan Ketua Umum Real Estat Indonesia (REI) Lukman Purnomosidi di kantor Kementerian Perumahan Rakyat, Jakarta hari ini.

Menurut menteri, pemerintah ada kemungkinan akan menambah jumlah rumah yang akan dibangun karena sampai sekarang pendataan terhadap rumah-rumah yang mengalami kerusakan (atau hilang) masih terus berlangsung.

“Jadi, angka 123 ribu unit itu masih bisa berubah. Pendataan masih terus dilakukan sampai pemerintah mendapatkan angka yang lebih akurat,” katanya.

Yusuf mengemukakan, dalam menangani persoalan Aceh, kantor Kementerian Perumahan Rakyat membuat tiga tahapan penanganan. Pertama, program tanggap darurat yang meliputi pendataan rumah-rumah yang rusak, pembangunan rumah penampungan, dan pembangunan rumah tamu untuk tenaga lapangan yang dikirim ke Aceh. Program ini memakan waktu enam bulan dengan anggaran sebesar Rp 93 miliar.

Kedua, program rehabilitasi yang antara lain berupa penyediaan 123 ribu rumah gratis untuk penduduk miskin. Program ini akan menelan biaya sekitar Rp 3,5 triliun untuk jangka waktu dua tahun, yakni 2005-2007. Ketiga, program rekonstruksi yang akan dimulai selama periode 2007-2009 dengan biaya Rp 500 miliar.

Menteri mengatakan, untuk melaksanakan program itu pemerintah mengajak pihak-pihak yang terkait dengan soal perumahan, termasuk REI. REI diminta ikut berpartisipasi membantu pemulihan kondisi di Aceh, khususnya penyediaan rumah untuk kalangan masyarakat bawah.

Sementara itu, Dewan Pimpinan Pusat REI memberikan sumbangan 1.000 rumah sederhana senilai Rp 20 miliar untuk para korban bencana di Aceh dan Sumatera Utara.

Agus Hidayat - Tempo


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Pemerintah Indonesia Setuju Utang Lagi pada Bank Dunia US $ 275 Juta
Proyek Terminal Senilai Rp 1,4 Triliun Terancam Batal
Puluhan Alat Berat Menuju Aceh
Percakapan Telepon SBY-Putin
Wajib Pajak di Bandara Banyak yang Nakal
Disusun, Kebutuhan Jangka Pendek untuk Aceh
Bio Farma Kirim Ribuan Dosis Vaksin ke Aceh
PBB Bantu Negara Korban Gempa dan Tsunami
Ikadi akan Kirim Ustad ke Aceh
Uni Eropa Kucurkan 450 Juta Euro
> selengkapnya...


Referensi

Tak Ada Alat, Gajah Pun Jadi
Anak Saya Teriak Abi ? Abi, Air Sudah Datang
Mobil Tenggelam, Saya Keluar dari Kaca Tengah
Kepres RI No. 34 Thn.2003 Tentang Kebijakan Nasional Di bidang Pertanahan
> selengkapnya...

Website

Blog Khusus Tsunami Aceh
Palang Merah Indonesia
Kementerian Riset dan Teknologi
Badan Koordinasi Survei dan Pemetaan Nasional
PT Jasa Marga


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Ibu Tewas Tertabrak Bus Transjakarta
Kejaksaan Sudah Periksa 7 Orang
Tersangka Bom Ikan Ditangkap
Banyuwangi Dapat Rp 7 Miliar
Purwakarta Tunda Proyek Rp 26 Miliar

<< January,2005>>
MSnSl RK JS
      01
02 03 04 05 06 07 08
09 10 11 12 13 14 15
16 17 18 19 20 21 22
23 24 25 26 27 28 29
30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data