|
Ekonomi
Inggris Janjikan Penundaan Pembayaran Utang US$ 70 Juta
Kamis, 06 Januari 2005 | 23:30 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Pemerintah Inggris menjanjikan penundaan pembayaran utang (suspention of debt repayment) senilai US$ 70 juta kepada negara-negara yang menjadi korban gempa dan tsunami di kawasan Asia Selatan.
Menurut Menteri Luar Negeri Jack Straw ,penundaan itu merupakan bagian dari bantuan Inggris yang totalnya mencapai US$ 180 juta.
”Lebih dari setengahnya akan berupa hibah langsung,” kata Straw kepada wartawan usai bertemu Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di Istana Merdeka, Jakarta malam ini.
Namun, penundaan utang tersebut, masih akan dibicarakan lebih lanjut dalam forum Paris Club dan G8 untuk mendapatkan konsensus bersama dengan negara-negara donor lainnya.
Sementara itu, juru bicara kepresidenan Dino Pati Djalal mengatakan, dalam pertemuan antara Sekretaris Jenderal PBB Kofi Annan dengan Presiden Yudhoyono, dibahas soal keamanan distribusi bantuan ke Aceh dan koordinasi bantuan bagi negara-negara korban.
Dalam pertemuan itu, Presiden Yudhoyono menjelaskan Indonesia telah mengubah operasi militer di Aceh menjadi opersasi kemanusiaan.
Presiden juga menambahkan, hingga saat ini realtif tidak terjadi gangguan keamanan dalam penyaluran bantuan ke Aceh. Sedangkan soal koordinasi bantuan international, mekanismenya masih dibahas. Namun, Presiden menegaskan, penyaluran bantuan akan dilakukan secara transparan dan tetap menjadga akuntabilitas.
Sapto Pradityo - Tempo
INDEKS BERITA LAINNYA :
|