Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Ekonomi dan Bisnis

10 Perusahaan Besar Asal Cina Siap Investasi di Sektor Energi
Jum'at, 07 Januari 2005 | 18:08 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Sebanyak 10 perusahaan besar asal Cina siap berinvestasi di Indonesia di sector energi dengan nilai US$ 1,5 miliar.

Ketua Pelaksana Harian Indonesia China Cooperation Investment M. Jusuf Rizal mengatakan, saat ini pihaknya sedang melakukan mediasi terhadap para pengusaha Cina tersebut. “Dari hasil-hasil itu, kami sudah mengumpulkan 10 perusahaan yang siap menanamkan investasi di sini,” kata Jusuf di Jakarta hari ini.

Menurut dia, sektor yang dilirik investor Cina saat ini adalah energi. Dari jumlah tersebut sebanyak US$ 500 juta telah direalisasikan untuk pembangunan tenaga listrik di Jawa Barat. Dana itu sedang digunakan dalam pengembangan tenaga listrik di PT Power Jawa Barat yang berlokasi di Serang. “Sisanya diproyeksikan terealisasi tahun ini,” katanya.

Selain sektor energi, beberapa sektor lainnya yang juga diminati adalah pertambangan, telekomunikasi, kelautan dan perikanan, serta perkebunan.

Namun, menurut dia, para pengusaha asal Cina siap berinvestasi di Indonesia jika pemerintah juga melakukan langkah-langkah yang bisa memperlacar terlaksananya bisnis itu. Para pengusaha minta pemerintah antara lain bisa menghilangkan biaya ekonomi tinggi. Apalagi, dengan pemerintahan yang baru, para pengusaha itu menginginkan pembaharuan (perubahan).

Muchamad Nafi - Tempo

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Seorang karyawan sedang memasang komponen lemari es / kulkas  di Sharp Yasonta, Jakarta tahun 2000 [TEMPO/ Robin Ong; 30d/209/2000; 2000/07/01]. TV Sharp sedang ditest oleh karyawan di divisi perakitan Sharp; Jakarta tanggal 9 Juni 2000 [TEMPO/ Robin Ong; 30d/116/2000; 2000/06/22].

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

UNIDO Kembangkan Agroindustri di Sulawesi
Dana Terbatas, Manteri Perindustrian Tawarkan Pengelolaan Infrastruktur Ekonomi
Kadin: Indonesia Butuh Investasi Rp. 1.300 Triliun
Pemerintah akan Beri Insentif Pajak
Perpajakan Masih Hambat Perkembangan Kawasan Industri
HKI Usulkan Pembentukan Komisi Kawasan Industri
Kebutuhan Investasi Bidang Kelistrikan US$ 30 Miliar
15 Kontrak Baru Senilai US$ 3,5 Miliar Segera Ditandatangani
Industri TI Sumbang Investasi Rp. 9 triliun
Konsorsium AGG dan Pemkot Kendari Tak Capai Kesepakatan
> selengkapnya...


Referensi

PP RI No. 3 Tahun 2004 Tentang Penambahan Penyertaan Modal Negara RI Ke Dalam Modal Saham Perusahaan Perseroan ( Persero ) PT. Rajawali Nusantara Indonesia
Kepres RI No. 87 Thn.2003 Tentang Tim Nasional Peningkatan Ekspor Dan Peningkatan Investasi
UU RI No. 25 Tahun 2000 Tentang Program Pembangunan Nasional ( Propenas ) Tahun 2000-2004
> selengkapnya...

Website

Departemen Keuangan
Bursa Efek Surabaya


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

DPR akan Bertemu Pimpinan KPK
Subsidi Pertanian 2009 Bakal Naik
Keluarga Yakin Jika Nanik Dibunuh Ryan
Djoko Suprapto Masih Jalani Pemeriksaan
BLT Bojonegoro Dicairkan Besok

<< January,2005>>
MSnSl RK JS
      01
02 03 04 05 06 07 08
09 10 11 12 13 14 15
16 17 18 19 20 21 22
23 24 25 26 27 28 29
30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data