“Belum Ada Dana Bantuan yang Masuk ke Rekening Pemerintah”

Jum'at, 07 Januari 2005 | 19:07 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Direktur Jenderal Perbendaharaan Negara Mulia P. Nasution mengungkapkan, sampai saat ini pemerintah belum menerima bantuan dari lembaga dan dunia internasional untuk menanggulangi pasca-bencana gempa dan tsunami di Nanggroe Aceh Darussalam dan Sumatera Utara.

“Belum ada sepeser pun bantuan dari lembaga internasional itu yang masuk,” kata Mulia di Departemen Keuangan, Jakarta hari ini.

Menurut Mulia, sampai saat ini pemerintah masih menggunakan dana anggaran untuk penanggulangan keadaan darurat di Aceh. Dana yang dianggarkan adalah Rp 100 miliar dan sudah dicairkan hampir seluruhnya.

Berkaitan dengan bantuan dari negara atau lembaga-lembaga internasional, pemerintah berharap dana itu akan berupa hibah dan bukan merupakan pinjaman. “Selain tidak membebani anggaran di kemudian hari, penyalurannya juga akan lebih mudah,” katanya.

Bila dana yang masuk berupa hibah, menurut Mulia, dana itu dapat langsung disalurkan ke rekening pemerintah dan kemudian bisa digunakan untuk penanggulangan keadaan darurat di Aceh. “Penggunaannya nanti tinggal dicarikan prioritas, mana departemen atau pos yang lebih membutuhkan untuk penanganan keadaan darurat itu,” ujarnya.

Menurut Mulia, jika dana yang masuk berupa pinjaman, maka pemerintah harus terlebih dahulu mengkaji persyaratan serta beban yang akan ditimbulkan terhadap anggaran. “Yang jelas, pinjaman itu akan merupakan pilihan terakhir,” katanya.

Amal Ihsan - Tempo

TOPIK






Komentar Anda

Kirim