Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Ekonomi dan Bisnis

Rencana Akuisisi Kopitime Masih Terganjal Suspend
Senin, 10 Januari 2005 | 14:35 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Rencana PT Kopitime Dot Com Tbk. (KOPI) mengakuisisi PT Cipta Intrasarana Intitama, perusahaan industri rekayasa dan infrastruktur, masih terganjal penghentian perdagangan sementara (suspend).

Seperti diketahui, Bursa Efek Jakarta sejak 2003 mengentikan perdagangan saham Kopitime, karena ketidakjelasan kelangsungan perusahaan. Saat ini harga saham Kopitime sebesar Rp 5.

”Rencana akuisisi Cipta Intrasarana masih menunggu pencabutan penghentian perdagangan saham itu, karena perusahaan itu masih menunggu potensi bisnis perseroan,” kata Direktur Kopitime Indrajaya Putra Januar dalam paparan publik di gedung BEJ hari ini.

Menurut dia, perseroan dan Cipta Intrasarana telah membuat kesepakatan awal perencanaan akuisisi pada 23 Desember 2004.

Menurut Indrajaya, dengan melakukan akuisisi itu akan mengubah struktur usaha perusahaan. Perseroan yang saat ini menjalankan bisnis teknologi informatika akan melebarkan usahanya ke bidang infrastruktur dan industri rekayasa.

Sedangkan Cipta Intrasarana saat ini menangani beberapa proyek usaha seperti kontrak kerja sama pembangunan base transceiver station dengan PT Wahana Lintassentral Telekomunikasindo.

Menurut Indrajaya, perusahaan membutuhkan dana sekitar Rp 10-20 miliar (untuk akuisisi) yang diharapkan akan diperoleh dari masuknya investor baru.

Sesuai dengan hasil keputusan rapat umum pemegang saham luar biasa pada 15 Desember 2004, telah dibuat kesepakatan pengambilalihan perseroan oleh investor baru. “Tapi masuknya investor baru ini menunggu pencabutan perdagangan saham itu,” katanya.

Investor baru yang berencana masuk diantaranya dua perusahaan asing, yakni Batavia Investment Ltd. (10 persen ) dan Blackbird Ltd. (19 persen). Selain itu, terdapat dua investor lokal, yakni R.Reina dan Hanivan Koelit yang masing-masing berencana memiliki 19 persen.

Saat ini kepemilikan saham terbesar Kopitime dimiliki oleh Irman Gusman 67,99 persen, Djakaria Suryana 0,01 persen, PT Danatama Makmur 5,94 persen, dan masyarakat 26,07 persen.

Sejak beberapa tahun terakhir, Kopitime terus mengalami kerugian. Rugi bersih perseroan berturut-turut sebesar Rp 10,30 miliar pada 2001, Rp 69,27 miliar pada 2002, Rp 2,31 miliar pada 2003, dan Rp 13,36 miliar pada 2004. Selain itu, sejak 2003-2004 perseroan tidak memperoleh pendapatan usaha.

Yuliawati - Tempo


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Nilai Obligasi Bahtera Adimina Turun
RUPSLB Global Financindo Tak Jadi Bahas Stock Split
BEJ Minta Penjelasan Bahtera Adimina
Divisi Seluler Indosat Targetkan Pertumbuhan Pelanggan 40 Persen
Tunas Baru Lampung Proyeksikan Belanja Modal Rp 50 Miliar
Indofood Beli Obligasi Konversi Bina Makna
25 Emiten Belum Serahkan Modal Disetor
Bakrie Brothers Akan Ikut Proyek Infrastruktur Pemerintah
Bakrie Sumatera Targetkan Pertumbuhan 22 Persen
Putra Surya Harapkan BEJ Cabut Penghentian Saham
> selengkapnya...


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Adinda Bakrie Gelar Resepsi Mewah
Indonesia Masuk Radar OECD
Presiden Kecewa Larangan Terbang ke Eropa Diperpanjang
Anwar: Aliran Dana BI Lebih Serius dari Korupsi Biasa
Pabrik Mittal Jadi Acuan Krakatau Steel

<< January,2005>>
MSnSl RK JS
      01
02 03 04 05 06 07 08
09 10 11 12 13 14 15
16 17 18 19 20 21 22
23 24 25 26 27 28 29
30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data