|
Ekonomi dan Bisnis
Perdagangan Indonesia-Australia Meningkat
Senin, 10 Januari 2005 | 15:59 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Presiden Indonesia Australia Business Council Noke Kiroyan memperkirakan, perdagangan Indonesia dengan Australia tahun ini akan mengalami peningkatan sebesar 5 persen.
Beberapa faktor yang mempengaruhi peningkatan itu, menurut Noke, lebih pada faktor politik. Secara politis, hubungan Indonesia-Australia makin membaik. Apalagi, saat ini Indonesia tengah membangun infrastruktur. Australia merupakan salah satu negara yang akan ikut berpartisipasi di sektor ini.
“Jadi, tahun ini saya kira tren perdagangan antara Indonesia dan Australia akan meningkat,” kata Noke kepada Tempo.
Noke mengatakan, perusahaan-perusahaan Australia di bidang infrastruktur cukup mempunyai peluang untuk mengambil bagian dari rencana pembangunan di Indonesia.
Muchamad Nafi
| Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
|
| |
|
|
|
|
![Presiden Soeharto menerima kunjungan Perdana Menteri (PM) Australia John Howard di Jakarta. [Dok TEMPO; Digital Image; 20040812]](/hg/photostock/2005/01/05/s_FJ04081237_high_thumb.jpg) |
![Presiden Soeharto menerima kunjungan Perdana Menteri (PM) Australia John Howard di Jakarta. [Dok TEMPO; Digital Image; 20040812]](/hg/photostock/2005/01/05/s_FJ04081236_high_thumb.jpg) |
| Presiden Soeharto dan John Howard
|
|
| Presiden Soeharto dan John Howard
|
|
|
|
|
INDEKS BERITA LAINNYA :
|