|
Ekbis
BEJ Optimis Indeks Tumbuh 10-20 Persen
Selasa, 11 Januari 2005 | 16:21 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta: Bursa Efek Jakarta (BEJ) optimis target pertumbuhan indeks 2005, sebesar 10-20 persen akan tercapai. Salah satu pemicu pertumbuhan indeks, adalah kinerja emiten 2004 yang positif. "Pertumbuhan pasar saham 2005 optimis, karena didukung
kinerja emiten tahun 2004 yang positif yang akan
mendorong peningkatan profit, sehingga price earning akan turun dan akan dorong harga untuk naik lagi," kata Erry Firmansyah, direktur Utama BEJ di Gedung BEJ, Selasa (11/1)
Saat ini, Price Earning Ratio (PER) atau rasio harga saham terhadap laba pada Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) BEJ sekitar 11-12 kali, dan masih berpotensi menguat kembali. Sedangkan saat ini, bursa Malaysia dan Thailand yang di atas 16 - 17 kali.
Menurut Erry, pertumbuhan saham tidak hanya melihat indeks saja, tetapi melihat dari pada likuiditas pasar saham. "Saat ini likuiditas sangat tinggi, sudah di atas Rp 1 triliun," katanya.
Lebih lanjut Erry mengatakan, saat ini walau terjadi
penurunan harga saham sebagai sesuatu yang wajar dan
tidak menunjukkan kemungkinan indeks tidak mampu naik
kembali. "Penurunan karena aksi aksi ambil untung, itu sesuatu yang wajar, optimis indeks akan tetap naik," tuturnya. Pada 2005, tutur Erry, terdapat dua perseroan
asing di bidang industri dan pertambangan yang akan
mencatatkan sahamnya (listing) di BEJ.
"Peraturan masih dikaji di tingkat direksi, dari direksi akan diserahkan ke komisaris, baru kemudian ke Bapepam,"katanya. Menurut Erry, dengan terdaftaranya perusahaan asing tidak akan mengancam eksistensi emiten lokal yang memiliki sektor yang sama. Menurutnya, investor memiliki pertimbangan tertentu untuk tetap melirik emiten lokal.
Yuliawati
| Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
|
|
INDEKS BERITA LAINNYA :
|