|
Ekonomi dan Bisnis
Bahtera Adimina Siapkan Rp 15 Miliar untuk Pelunasan Obligasi
Rabu, 12 Januari 2005 | 19:13 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:PT Bahtera Adimina Samudra Tbk. menyisihkan dana sebesar Rp 15 miliar dari kas internal sebagai bagian dana pelunasan obligasi Bahtera Adimina I Tahun 2000 yang jatuh tempo pada 5 Juni 2005.
Selain itu, perseroan akan melakukan beberapa aksi perusahaan seperti penerbitan saham baru (right issue) dan pembiayaan kembali (refinancing) melalui perbankan atau institusi keuangan lainnya.
Meskipun demikian, menurut Sekretaris Perusahaan Panudin Adjie, aksi korporasi itu masih dalam tahap negosiasi sehingga tidak ada pemberitaan lebih detail terhadap rencana tersebut. “Rencana itu sampai saat ini masih dalam tahap negosiasi dengan pihak terkait,” kata Adjie kepada Bursa Efek Jakarta.
Pemegang obligasi Bahtera Adimina I Tahun 2000 dengan nilai Rp 100 miliar yang diterbitkan PT Bahtera Adimina Samudera Tbk. sebagian besar pemiliknya adalah dana pensiun, dengan kepemikan sebesar 52 persen atau Rp 52 miliar. Kepemilikan dana pensiun ini terdiri dari 13 investor dari total investor obligasi Bahtera Adimina sebanyak 29 investor.
Berdasarkan data pemegang obligasi yang tercantum di PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), pemegang dana pensiun terbesar adalah dana pensiun Perumpel/Perumpeng sebesar Rp 10,5 miliar.
Selain dana pensiun, pemegang obligasi terdiri dari bank, reksa dana, yayasan, dan investor individual. Di sektor perbankan, yang menjadi pemegang obligasi adalah Bank Panin sebesar Rp 15 miliar dan Bank Mega sebesar Rp 3 miliar.
Sejak Rabu (5/1) BEJ menghentikan perdagangan saham Bahtera Adimina, terkait dengan kesulitan perseroan dalam membayar sinking fund (dana penyisihan untuk
pelunasan obligasi) obligasi I Bahtera Adimina Tahun 2000 terakhir Rp 10 miliar yang jatuh tempo pada 5 Juni 2004. Alasan kesulitan perseroan dalam membayar sinking fund, karena kinerja perusahaan mengalami penurunan.
Yuliawati - Tempo
INDEKS BERITA LAINNYA :
|