Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Ekonomi

Industri Bahan Bangunan Diminta Memasok ke Aceh
Rabu, 12 Januari 2005 | 20:44 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Menteri Perindustrian Andung A. Nitimihardja meminta industri bahan-bahan bangunan yang ada di wilayah Sumatera memasok untuk kebutuhan rehabilitasi di Nanggroe Aceh Darussalam.

Menurut Andung, dari hasil peninjauannya ke beberapa wilayah korban gempa dan tsunami seperti Banda Aceh, Meulaboh, dan Lhoksumawe, memerlukan sarana untuk rehabilitasi. Untuk itu, beberapa industri yang berada disekitar Aceh diharapkan bisa memberikan kontribusi lebih besar.

Apalagi, beberapa pabrik yang ada masih belum mengoptimalkan kapasitas produksinya seperti pabrik seng dan pabrik semen. “Rata-rata masih berada di bawah kapasitas produksi sekitar 50 persen,” kata Andung di Jakarta hari ini.

Dia mengatakan, industri-industri di wilayah ini sudah menyatakan kesanggupannya untuk memasok ke Aceh. “Industri-industri ini juga siap untuk meningkatkan kapasitasnya bila memang dibutuhkan untuk Aceh,” katanya.

Selain industri bahan bangunan, industri makanan pun diminta untuk meningkatkan kapasitas industrinya.

Selain ketersediaan pasokan bahan bangunan, Andung juga meminta industri makanan untuk meningkatkan kapasitasnya.

Ketika meninjau beberapa industri itu, Andung juga mengingatkan agar pelaku industri, khususnya industri makanan, tidak menaikkan harga untuk mencegah terjadinya kerawanan pangan di Aceh dan Sumatera Utara yang terkena bencana tsunami.

Muchamad Nafi - Tempo


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Puing Berisi Mayat Agar Dikubur Bersama
Pemerintah Israel Sudah Kirim Bantuan
Penegakan Hukum di Aceh Jalan Terus
Panitia Mengundur Pertemuan Gubernur Se-Dunia Karena Tsunami
Anak-Anak Aceh Sekolah Gratis di Medan
Warga Asing di NAD Harus Kembali Mendaftar ke Bakornas
Pemerintah Sediakan Angkutan Gratis
10.000 Mayat Belum Dievakuasi
Panglima TNI Tolak Rencana Presiden
Makanan dan Minuman Kadaluwarsa Banyak Ditemukan di Meulaboh
> selengkapnya...


Referensi

Lewat Pramuka Menuju Aceh
Nyiur di Meulaboh Tak Lagi Gagah Melambai
Derita Pengungsi Belum Berakhir
> selengkapnya...

Website

Info Penyakit Menular
Blog Khusus Tsunami Aceh
Palang Merah Indonesia
Kementerian Riset dan Teknologi
Badan Koordinasi Survei dan Pemetaan Nasional


Komentar Anda
-
Kirim
-
Baca [1]


Berita Terakhir

Adinda Bakrie Gelar Resepsi Mewah
Indonesia Masuk Radar OECD
Presiden Kecewa Larangan Terbang ke Eropa Diperpanjang
Anwar: Aliran Dana BI Lebih Serius dari Korupsi Biasa
Pabrik Mittal Jadi Acuan Krakatau Steel

<< January,2005>>
MSnSl RK JS
      01
02 03 04 05 06 07 08
09 10 11 12 13 14 15
16 17 18 19 20 21 22
23 24 25 26 27 28 29
30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data