|
Ekonomi dan Bisnis
Dephub: Lion Air Sehat
Kamis, 13 Januari 2005 | 01:54 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta: Hasil audit maskapai penerbangan yang dilakukan Departemen Perhubungan pada 14 Desember-7 Januari terhadap 22 perusahaan penerbangan yang aktif, menyatakan Lion Air dalam klasifikasi normal.
"Laporan hasil audit baru selesai satu yaitu Lion Air dan dinyatakan dalam klasifikasi normal,” ujar Yursil Hasibuan, Deputy Director for Maintenance Control Direktorat Sertifikasi Kelaikan Udara (DSKU) Departemen Perhubungan di Jakarta, Rabu (12/1).
Hasyim Arsal Alhabsi, Humas Lion Air, menyatakan ada 25 pesawat yang di audit oleh Departemen Perhubungan. "Tapi saya tidak dalam kapasitas untuk menyatakan hasilnya.”
Audit tersebut dilakukan oleh Departemen Perhubungan setiap 2 tahun, mencakup semua aspek perusahaan penerbangan. "Dan pemantauan yang dilakukan pada hari-hari puncak, 3 kali setahun, seperti Lebaran dan liburan anak sekolah,” kata Yursil.
Tetapi, lanjutnya, karena tingginya perkembangan perusahaan penerbangan di Indonesia, pemantauan mungkin akan ditambah frekuensinya menjadi setiap 2-3 bulan.
Berkaitan dengan faktor keselamatan Departemen Perhubungan juga meneliti setiap maskapai penerbangan setiap hari. "Kami meneliti sistemnya, secara acak setiap hari."
Yursil membenarkan pernyataan Menteri Perhubungan Hatta Rajasa bahwa ada 2 pesawat yang diistirahatkan. "Tetapi perusahaannya sudah duluan meng-grounded pesawat mereka," katanya.
Untuk melakukan audit dan pemantauan ini Direktorat Sertifikasi mengerahkan 85 inspektor pemeriksa yang 30 orang diantaranya pilot.
"Secara jumlah kami cukup. Tapi memang perlu ada peningkatan kualitas SDM.” nofi triana firman
| Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
|
| |
|
|
|
|
![Beberapa petugas dari kepolisian dibantu masyarakat mengangkut rongsokan pesawat latih mini PK-SKB yang jatuh dekat pintu tol Cililitan, Jakarta, 20 Juli 2002. Peristiwa ini menewaskan pilot Brigjen Pol. Bakat Poerwanto dan melukai tiga orang lainnya. [TEMPO/ Yusnirsyah Sirin; K8A/477/2002; 20020723]](/hg/photostock/2004/12/28/s_K8A47704_high_thumb.jpg) |
![Beberapa petugas dari kepolisian dibantu masyarakat mengangkut rongsokan pesawat latih mini PK-SKB yang jatuh di dekat pintu tol Cililitan, Jakarta, 20 Juli 2002. Peristiwa ini menewaskan pilot Brigjen Pol. Bakat Poerwanto dan melukai tiga orang lainnya. [TEMPO/ Yusnirsyah Sirin; K8A/477/2002; 20020723]](/hg/photostock/2004/12/28/s_K8A47706_high_thumb.jpg) |
| Peristiwa Jatuhnya Pesawat Latih Mini
|
|
| Peristiwa Jatuhnya Pesawat Latih Mini
|
|
|
|
|
INDEKS BERITA LAINNYA :
|