Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Grup Total Sumbang 400 Rumah Untuk Daerah Bencana
Kamis, 13 Januari 2005 | 17:24 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Total E&P Indonesie, anak perusahaan Grup TOTAL, akan membiayai pembangunan 400 unit rumah dalam upaya pembangunan kembali daerah bencana. Penggunaan dan distribusi unit-unit perumahan yang dibangun itu berada di bawah pengawasan Palang Merah Indonesia (PMI).

Presiden Direktur Perum Perumnas, Harry Slawat, mengatakan bahwa hambatan pembangunan 400 unit rumah ini adalah pengiriman material, karena infrastuktur di Aceh belum pulih. Sistem pembangunan sulit dilakukan secara normal. Jalan keluarnya, kata Harry, "Kami akan menyelesaikan rangkaian bahan bangunannya di Jakarta dan Surabaya, baru kemudian diangkut ke Aceh" kata Harry, Kamis hari ini, dalam acara penandatangan Memorandum Of Understanding ( MOU) atau nota kesepahaman antara Perumnas, Group Total dan Menteri Perumahan Rakyat (Menpera)

Ketua PMI, Mar'ie Muhammad, mengatakan bahwa pihaknya akan mendistribusikan bantuan ini kepada yang paling membutuhkan. Mar'ie belum dapat memastikan berapa jumlah rumah yang rusak di daerah bencana. "Akan kami lihat lagi" katanya. Ia juga menambahkan lebih dari 50 persen rumah hancur oleh bencana gempa dan tsunami. "Bayangkan saja berapa ratus ribu rumah yang hancur" tambahnya.

Mar'ie, atas nama PMI sangat berterima kasih atas bantuan ini dan merasa sangat senang karena bantuan ini merupakan lompatan dari bantuan-bantuan yang telah ada.

Sebelumnya, pada tanggal 30 Desember 2004, Total Indonesie juga telah menyumbangkan dana sebesar US$ 1 juta kepada PMI sebagai bentuk kepedulian perusahaan terhadap bencana tersebut.

Nofi Triana Firman


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Satu Juta Orang Indonesia Akan Miskin Karena Tsunami
Pendidikan Masyarakat Aceh Diprioritaskan Depdiknas
DKI Jakarta akan Bantu Alat-Alat Berat untuk Aceh
Amerika Kerahkan Delapan Kapal Perang ke Aceh
BI: Pemerintah Seharusnya Minta Pembatalan Utang Luar Negeri US$ 218,5 Juta
Militer AS : Begitu Indonesia Bilang Keluar, Kami Langsung Tinggalkan Indonesia
Korban Pelanggan HAM Mendesak Kasus Munir Dituntaskan
Takut Konflik Bersenjata UNS Tarik 20 Relawannya dari Aceh
Komisi X DPR Akan Bangun Sekolah di Aceh
Wagub NAD Minta Rumah Sakit di Daerah Segera Dibuka
> selengkapnya...


Referensi

Lewat Pramuka Menuju Aceh
Nyiur di Meulaboh Tak Lagi Gagah Melambai
Derita Pengungsi Belum Berakhir
> selengkapnya...

Website

Info Penyakit Menular
Blog Khusus Tsunami Aceh
Palang Merah Indonesia
Kementerian Riset dan Teknologi
Badan Koordinasi Survei dan Pemetaan Nasional


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Tak Ada Minyak Mentah Di Antapani
Walikota Cirebon Tolak Cairkan Gaji ke 13
Polisi Ringkus Pembuat Uang Palsu
Klinik HIV/AIDS untuk Napi Banceuy
PDIP Kecewa Kepala Daerah Dilarang Kampanye.

<< January,2005>>
MSnSl RK JS
      01
02 03 04 05 06 07 08
09 10 11 12 13 14 15
16 17 18 19 20 21 22
23 24 25 26 27 28 29
30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data