|
Bencana Menjadi Ajang Rekonsiliasi TNI dan GAM
Kamis, 13 Januari 2005 | 18:04 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Ketua Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Bidang Pertahanan dan Keamanan, Theo Sambuaga, berharap bencana gempa bumi dan gelombang Tsunami yang menimpa Propinsi Nanggroe Aceh Darussalam (NAD) menjadi momentum rekonsiliasi Tentara Nasional Indonesi (TNI) dengan Gerakan Aceh Merdeka (GAM). "Stop perang, stop permusuhan! Mari kita fokus membantu korban bencana," katanya usai rapat intern komisi I di DPR, Kamis (13/1) sore.
Theo menghimbau pemerintah menindaklanjuti upaya rekonsiliasi itu dengan mengirim tokoh agama, tokoh Hak Asasi Manusia (HAM) tokoh Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), dan tokoh masyarakat Aceh sebagai mediasi dialog antara TNI dan GAM. "Dialoglah, ajak mereka kembali ke ibu pertiwi Republik Indonesia," katanya.
Theo tidak setuju dengan usulan beberapa anggota dewan untuk menjadikan Aceh sebagai Daerah Operasi Militer (DOM), tanpa perang. Menurutnya, Badan Koordinasi Nasional (Bakornas) -- yang dipimpin oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla dan dilapangan dipimpin oleh Menko Kesra Alwi Shihab dan Kepala Staff Angkatan Darat -- sudah cukup untuk mengkoordinasi pemulihan Aceh.
Suliyanti
| Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
|
|
INDEKS BERITA LAINNYA :
|