Amerika Serikat Komitmen Untuk Membantu Indonesia

Kamis, 13 Januari 2005 | 18:31 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Pemerintah Amerika Serikat akan mengawasi pemberian bantuan yang berasal dari negaranya dengan menggunakan konsultan publik. Pengawasan itu perlu dilakukan untuk menjamin agar tidak terjadi penyelewengan dalam penyaluran bantuan itu.

"Kami sangat ketat dalam memberikan bantuan financial, kami mengutamakan keterbukaan dan transparansi sebagai bentuk pertanggungjawaban kami terhadap bantuan yang diberikan," ungkap Duta Besar AS, Lyn Pascoe, di Kedubes AS, kamis (13/1).

Sampai saat ini pemerintah AS telah memberi bantuan US$ 28.9 juta untuk mendukung kegiatan kemanuasian darurat dan menyediakan makanan, air minum, dan pasokan bagi penduduk yang terkena dampak bencana di Indonesia.

Upaya-upaya regional antara lain: penyediaan dana US$ 5 juta bagi program pangan dunia dan US$ 3 juta bagi komisi pengungsi PBB guna penyediaan tempat berteduh darurat bagi negara-negara yang terkena gempa.

Pemerintah AS melalui Badan Pembangunan Internasional (USAID) menyediakan US$ 908.942 untuk kegiatan bantuan darurat untuk penyelamatkan anak-anak, serta US$ 221.375 untuk dukungan psikologis bagi anak-anak diProvinsi Aceh. USAID juga mnyediakan US$ 1.5 juta bagi UNICEF untuk perlindungan anak-anak dan psiko sosial di ACEH. USAID juga menyediakan US$ 300 ribu bagi Internasional Medical Korp (IMC) untuk memberangkatkan sebuah tim terdiri dari 25-30 petugas medis dan koordinator logistik untuk menyediakan pelayanan darurat di Aceh. Tim itu sudah tiba di Jakarta dan akan berangkat beberapa hari lagi.

Pascoe membantah tudingan sejumlah kalangan bahwa AS terkesan pelit dalam memberikan bantuan. Menurutnya, AS tidak hanya memberikan bantuan berupa pinjaman lunak tapi juga memberikan bantuan dalam bentuk hibah sebanyak US$ 31 juta , dari militer AS sebanyak US$ 6 juta serta dana kepresidenan sebanyak US$ 35 juta. Dan semua hibah itu diberikan, "Karena komitmen kami untuk peduli terhadap peristiwa yang terjadi di Aceh,"lanjutnya.

Amerika Serikat juga, kata Pascoe, akan membantu pada masa rekronstruksi dan rehabilitasi.

Evy Flamboyan

TOPIK






Komentar Anda

Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar: