Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Mensos Tidak Yakin Pengungsi Aceh Dapat Segera Dipindahkan
Kamis, 13 Januari 2005 | 18:41 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Menteri Sosial Bachtiar Chamsyah, tidak bisa menjamin bahwa seluruh pengungsi Aceh, terutama Aceh pantai barat yang menjadi tanggung jawabnya, akan dipindahkan ke barak-barak pengungsi dalam waktu satu minggu, sesuai instruksi Menko Kesra Alwi Shihab. Pihaknya, kata Bachtiar, kesulitan mencari infrastuktur untuk mendirikan barak. “Saya nggak bisa jamin, tapi instruksi Menko Kesra akan saya laksanakan semaksimal mungkin,” katanya usai menerima bantuan dari PT Astra Daihatsu Motor dan Modecinc-Japan, Kamis (13/1).

Infrastuktur berupa papan, lanjutnya, tidak ada didaerah Aceh pantai Barat sehingga ia terpaksa mengerahkan papan dari Medan dan Singgil. “Untuk alas 50 tenda disetiap lapangan saja, kita kesulitan untuk mendatangkannya. Apalagi untuk membangun barak,” kata Bachtiar.

Pihak Depsos juga kesulitan memasok air bersih bagi para pengungsi yang kini jumlahnya mencapai 694.760 orang. Namun, Depsos sudah mengusahakan pasokan air bersih dengan PAM dan memerintahkan marinir untuk mencari air dengan cara "water treatment". “Sepenuhnya belum berfungsi karena tidak gampang mengurusi orang sebanyak 1 juta,” katanya.

Depsos memang sudah menata tempat-tempat penampungan untuk masa delapan bulan. Despsos juga akan terus memasok air bersih ke daerah-daerah terpencil seperti Krueng Cabe dan Calang. Bachtiar mengaku sudah tiga tahun berusaha menyusun sistem penanggulangan bencana dan pengungsi, namun gempa tsunami membuat sistem tersebut berantakan.

Badriah


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Amerika Serikat Komitmen Untuk Membantu Indonesia
Keberadaan Militer AS di Aceh Tergantung Pemerintah Indonesia
UNEP Dukung Rehabilitasi Lingkungan Pasca Tsunami
Air Laut Surut Dua Kilometer, Sebagian Warga Mengungsi
Grup Total Sumbang 400 Rumah Untuk Daerah Bencana
Satu Juta Orang Indonesia Akan Miskin Karena Tsunami
Pendidikan Masyarakat Aceh Diprioritaskan Depdiknas
DKI Jakarta akan Bantu Alat-Alat Berat untuk Aceh
Amerika Kerahkan Delapan Kapal Perang ke Aceh
BI: Pemerintah Seharusnya Minta Pembatalan Utang Luar Negeri US$ 218,5 Juta
> selengkapnya...


Referensi

Lewat Pramuka Menuju Aceh
Nyiur di Meulaboh Tak Lagi Gagah Melambai
Derita Pengungsi Belum Berakhir
> selengkapnya...

Website

Info Penyakit Menular
Blog Khusus Tsunami Aceh
Palang Merah Indonesia
Kementerian Riset dan Teknologi
Badan Koordinasi Survei dan Pemetaan Nasional


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Adinda Bakrie Gelar Resepsi Mewah
Indonesia Masuk Radar OECD
Presiden Kecewa Larangan Terbang ke Eropa Diperpanjang
Anwar: Aliran Dana BI Lebih Serius dari Korupsi Biasa
Pabrik Mittal Jadi Acuan Krakatau Steel

<< January,2005>>
MSnSl RK JS
      01
02 03 04 05 06 07 08
09 10 11 12 13 14 15
16 17 18 19 20 21 22
23 24 25 26 27 28 29
30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data