Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Ekbis

Indeks Masih Berpotensi Menguat
Jum'at, 14 Januari 2005 | 10:30 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: Analis memperkirakan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Jakarta (BEJ) hari ini, Jumat (14/1) masih berpotensi menguat. Penguatan nilai tukar rupiah dan kesepakatan moratorium utang di Paris Club masih memberikan sentimen positif bagi pergerakan indeks.

"Dari pola teknikal, potensi penguatan jangka pendek masih ada, rupiah yang menguat dan persetujuan moratorium masih akan memberi sentimen positif bagi pergerakan indeks hari ini," tutur David Ferdinandus, Analis Anugerah Sekuritas Indah.

Namun, katanya, disamping potensi penguatan, indeks berpeluang melemah seiring aksi ambil untung investor (profit taking). "Biasanya pada hari Jumat menjelang liburan akhir pekan, investor memilih keluar, mengambil untung," katanya.

Menurut dia, kemungkinan indeks bergerak pada kisaran 1.010-1.032. Dia merekomendasikan beberapa saham, seperti KLBF (Kalbe Farma Tbk), DNKS (Dankos Laboratories Tbk). Disamping itu beberapa saham unggulan seperti TLKM (Telekomunikasi Indonesia Tbk), ISAT (Indosat Tbk) dan ASII (Astra International Tbk) yang menurutnya masih berpotensi menguat.

Pada perdagangan kemarin, indeks menguat 13,092 poin (1,03 persen) menjadi 1021,67. Penguatan rupiah dan persetujuan moratorium utang dianggap sebagai pemicu kenaikan indeks, yang pada beberapa hari melemah.

Yuliawati

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Kesibukan kerja di Bursa Efek Jakarta (BEJ), 1995. [TEMPO/ Rully Kesuma; R1A/110/1995; 20010303].
<br>
Dimuat majalah TEMPO 20011021-138, 20020317-112 Pialang bermain catur di Bursa Efek Jakarta (BEJ), 2000. [TEMPO/ Rully Kesuma; 29d/495/2000; 20000602].
Bursa Efek Jakarta
BEJ
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

BEJ Hentikan Sementara Perdagangan Great River
Persetujuan Moratorium Utang Akan Angkat Indeks
Empat Anggota Bursa BES Resmi Dicabut Keanggotaannya
Indeks Kembali Melemah 3,095 Poin
Indeks Masih Melemah
Indeks Turun Lagi 3,805 Poin
BEJ Optimis Indeks Tumbuh 10-20 Persen
Penurunan Indeks Berlanjut
BEJ: Pencabutan Suspend Bahtera Adimina Tunggu Kejelasan Informasi
Pelaku Pasar Modal Sumbang Rp 3,5 Miliar Untuk Aceh
> selengkapnya...


Referensi

Kronologis Perseteruan Ongko vs BFI Finance
PP RI No. 12 Tahun 2004 Tentang Perubahan Atas PP No. 45 Tahun 1995 Tentang Penyelenggaraan Kegiatan Di Bidang Pasar Modal
PP RI No. 11 Tahun 2004 Tentang Penjualan Saham Pada Perusahaan Perseroan ( Persero ) PT. Adhi Karya
PP RI No. 70 Tahun 2000 Tentang Penambahan Penyertaan Modal Negara RI Ke Dalam Modal Saham Perusahaan Perseroan (Persero) PT. Perusahaan Penerbangan Garuda Indonesia
> selengkapnya...

Website

Bursa Efek Surabaya
Bursa Efek Jakarta


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Adinda Bakrie Gelar Resepsi Mewah
Indonesia Masuk Radar OECD
Presiden Kecewa Larangan Terbang ke Eropa Diperpanjang
Anwar: Aliran Dana BI Lebih Serius dari Korupsi Biasa
Pabrik Mittal Jadi Acuan Krakatau Steel

<< January,2005>>
MSnSl RK JS
      01
02 03 04 05 06 07 08
09 10 11 12 13 14 15
16 17 18 19 20 21 22
23 24 25 26 27 28 29
30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data