|
Ekonomi dan Bisnis
Nasabah Bank Global Keberatan Data Penjaminan Bank Indonesia
Sabtu, 15 Januari 2005 | 04:50 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Beberapa nasabah eks PT Bank Global International Tbk, keberatan dengan data penjaminan dana pihak ketiga yang di publikasikan Bank Indonesia (BI). Pasalnya, jumlah uang beberapa nasabah pemegang tabungan eks Bank Global melampaui jumlah dana penjaminan tabungan yang sebesar Rp 33 miliar.
"Dari sekitar 50 nasabah pemegang tabungan saja, uangnya mencapai sekitar Rp 200 miliar," kata Selvi, pemegang nasabah tabungan Bank Global cabang Kelapa Gading.
Menurut dia, perhitungan ini diketahui setelah para nasabah berkumpul di Gedung Bank Global, Jum'at (14/1).
Selvi menambahkan, semua nasabah yang hadir dalam pertemuan tersebut mempertanyakan verifikasi data BI. Mereka menganggap bahwa data kepemilikan tabungan mereka tersebut sah.
"Mengapa data nya berbeda, itu menjadi pertanyaan semua nasabah, kami semua punya bukti pembukuan dana tabungan tersebut, mengapa ini tidak diakui, itu kan legal," katanya.
Di tempat terpisah, Rijanto Sastroatmodjo, mantan Komisaris Bank Global, menjelaskan bahwa perbedaan nilai penjaminan antara BI dan nasabah, karena adanya konversi dana reksadana ke dalam bentuk tabungan ataupun deposito.
"Kemungkinan itu ada, namun nasabah sudah diberitahukan bahwa BI sejak awal menolak hasil konversi reksa dana ke dalam bentuk tabungan atau deposito," katanya. (yuliawati)
INDEKS BERITA LAINNYA :
|