Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Ekonomi dan Bisnis

BEJ Kembali Hentikan Perdagangan Putra Surya
Senin, 17 Januari 2005 | 12:05 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Bursa Efek Jakarta kembali mengenakan sanksi berupa penghentian sementara perdagangan saham PT Putra Surya Perkasa Tbk., karea harga saham perseroan melonjak sampai 366,67 persen atau naik Rp 110.

Penghentian perdagangan sementara itu mulai berlaku pada perdagangan saham sesi I pada 17 Januari 2005.

Menurut catatan BEJ, pada 10 Januari harga saham Putra Surya mencapai Rp 30 dan pada 14 Januari menjadi Rp 140.

”BEJ perlu melakukan penghentian sementara perdagangan saham Putra Surya untuk cooling down selama dua sesi,” kata Bambang Widodo, Kepala Divisi Perdagangan BEJ.

Bambang menjelaskan, penghentian perdagangan saham Putra Surya itu dilakukan sebagai upaya memberikan waktu yang memadai bagi investor untuk mempertimbangkan secara matang setiap pengambilan keputusan investasinya.

Sebelumnya, BEJ baru membuka perdagangan saham Putra Surya pada 5 Januari 2005, setelah sejak 2001 perseroan dihentikan perdagangan sahamnya, terkait adanya gugatan pailit. Pada saat itu harga saham Putra Surya Rp 15 per lembar.

Sementara itu, dalam paparan publik pada 21 Desember 2005 lalu, perseroan berharap BEJ segera mencabut sanksi tersebut, karena perseroan tengah melakukan proses penyelesaian kewajiban piutang usaha awal tahun ini.

Menurut Direktur Keuangan Putra Surya Handoko Gunawan, perseroan berharap dapat menyelesaikan utang, sehingga utang yang tersisa berupa utang jangka panjang Rp 650 miliar.

Beberapa proses penyelesaian utang yang ditempuh perseroan adalah penerbitan obligasi, konversi obligasi ke dalam saham, maupun penerbitan saham baru.

Yuliawati - Tempo

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Kesibukan kerja di Bursa Efek Jakarta (BEJ), 1995. [TEMPO/ Rully Kesuma; R1A/110/1995; 20010303].
<br>
Dimuat majalah TEMPO 20011021-138, 20020317-112 Pialang bermain catur di Bursa Efek Jakarta (BEJ), 2000. [TEMPO/ Rully Kesuma; 29d/495/2000; 20000602].
Bursa Efek Jakarta
BEJ
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

“Indeks Hari Ini Akan Bergerak Fluktuatif”
Indeks Turun Tipis 0,3 Poin
BEJ Suspensi Langgeng Makmur
Indeks Masih Berpotensi Menguat
Bukit Asam Targetkan Pertumbuhan 20 Persen
Goodyear Belum Minat Tingkatkan Kepemilikan Saham Publik
BEJ Hentikan Sementara Perdagangan Great River
Persetujuan Moratorium Utang Akan Angkat Indeks
Empat Anggota Bursa BES Resmi Dicabut Keanggotaannya
Mobile-8 Telecom Go Public Kuartal Pertama 2005
> selengkapnya...


Referensi

PP RI No. 12 Tahun 2004 Tentang Perubahan Atas PP No. 45 Tahun 1995 Tentang Penyelenggaraan Kegiatan Di Bidang Pasar Modal
PP RI No. 11 Tahun 2004 Tentang Penjualan Saham Pada Perusahaan Perseroan ( Persero ) PT. Adhi Karya
PP RI No. 70 Tahun 2000 Tentang Penambahan Penyertaan Modal Negara RI Ke Dalam Modal Saham Perusahaan Perseroan (Persero) PT. Perusahaan Penerbangan Garuda Indonesia
> selengkapnya...

Website

Badan Pengawas Pasar Modal
Bursa Efek Surabaya
Bursa Efek Jakarta
Bursa Efek Jakarta


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Suara NU ke Pasangan Karsa, Perempuan ke Kaji
Pasangan Karsa Langsung Lakukan Konsolidasi
Industri Mulai Geser Hari Kerja
Pemerintah Siapkan Dana Cadangan untuk PLN
Industri Gugat PLN Jika Tarif Dinaikkan

<< January,2005>>
MSnSl RK JS
      01
02 03 04 05 06 07 08
09 10 11 12 13 14 15
16 17 18 19 20 21 22
23 24 25 26 27 28 29
30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data