Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Menko Segera Kirim Surat untuk Realisasikan Tender
Selasa, 18 Januari 2005 | 14:13 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Menteri Koordinator Perekonomian, Aburizal Bakrie, akan segera mengirim surat ke departemen terkait untuk merealisasikan proyek yang ditawarkan dalam konfrensi infrastructure summit. “Saya akan menulis surat kepada departemen untuk merealisasikan tender pada proyek-proyek yang sudah mereka masukan,” kata Aburizal di Jakarta, Selasa (18/1).

Menurut Aburizal, pada pertemuan konferensi ini ditawarkan sebanyak 91 proyek dalam pembangunan infrastruktur. Dari hasil audiens terlihat minat investor sangat besar. Ini bisa dilihat, kata Aburizal, pada saat break session yang dipenuhi oleh para peserta.

Sampai sejauh ini, beberapa proyek yang diminati masih didominasi pada pembangunan jalan tol, pembangkit listrik, bandar udara, dan pelabuhan. Proses tender, kata Aburizal, paling lama satu bulan setelah konferensi ini dilaksanakan. “Jadi pada awal Maret sudah bisa dimulai,” katanya.

Untuk itu, pemerintah akan membuka pendaftaran bagi perusahaan yang berminat beberapa hari setelah pertemuan infrastructure summit selesai. Beberapa perusahaan yang telah menyatakan keinginannya seperti Caple dan Simbawang dari Singapura dan beberapa perusahaan dari Malaysia untuk Asia Tenggara.

Adapun beberapa infrastruktur yang dibangun di daerah akan dikoordinasikan dengan pemerintah setempat. Dan jika pemda merasa mampu melaksanakan sendiri sepenuhnya akan diserahkan dalam pengelolaan daerah. “Inikan kita buat untuk pemda bukan untuk pusat,” ujarnya.

Menko Perekonomian ini juga menegaskan para pemenang tender hendaknya melibatkan kontraktor daerah. “Saya kira yang paling penting adalah kontraktor daerah diikutsertakan,” katanya. Sebab, lanjut dia, kemungkinan besar jika ingin melaksanakan divestasi sendiri akan terasa berat.

Muhamad Nafi


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Adinda Bakrie Gelar Resepsi Mewah
Indonesia Masuk Radar OECD
Presiden Kecewa Larangan Terbang ke Eropa Diperpanjang
Anwar: Aliran Dana BI Lebih Serius dari Korupsi Biasa
Pabrik Mittal Jadi Acuan Krakatau Steel

<< January,2005>>
MSnSl RK JS
      01
02 03 04 05 06 07 08
09 10 11 12 13 14 15
16 17 18 19 20 21 22
23 24 25 26 27 28 29
30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data