Barito Targetkan Laba US$ 24,857 Juta
Kamis, 20 Januari 2005 | 02:27 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:PT Barito Pacific Timber Tbk. (BPRT) memperkirakan mampu meraih laba bersih US$ 24,857 juta.
"Tahun ini perseroan memproyeksikan akan mengalami laba bersih US$ 24,857 juta," tutur Juhannes Djalimin, Direktur Utama Barito Pacific, Selasa (19/1) di Gedung BEJ.
Perkiraan ini diperoleh dari proyeksi penjualan sampai dengan Desember 2005 sebesar US$ 187 juta. Adapun laba operasi sebesar US$ 9,9 juta.
Menurut Juhannes, tahun ini perseroan akan
melakukan berbagai pembenahan dan perbaikan
operasional. Diantaranya, perseroan akan meningkatkan pemanfaatan kayu HTI (Hutan Tanam Industri), diversifikasi pasar, intensifikasi penelitian dan pengembangan serta efisiensi biaya.
"Kami akan melakukan diversifikasi pasar, untuk
mencari pasar kayu dengan harga jual yang lebih baik, bukan dengan meningkatkan kapasitas produksi," tutur Juhannes.
Saat ini, saham perseroan sedang disuspensi BEJ sejak 10 Januari 2005, karena penundaan pembayaran bunga obligasi Barito Pacific Timber 2002 sebesar Rp 33 miliar.
Juhannes menjelaskan, sesuai dengan perjanjian
wali amanat, perseroan menunda pembayaran bunga obligasi dengan digabung pada periode berikutnya, yakni tanggal 10 Juli 2005 dengan denda sebesar 1,5 persen.
Dia juga menyatakan bahwa perseroan sebenarnya dapat membayar bunga obligasi yang jatuh tempo pada bulan Mei 2005. "Tapi kami ingin menjaga modal kerja lebih aman dulu, jadi ditunda sampai Juli 2005," katanya.
Penundaan pembayaran bunga obligasi yang jatuh tempo karena perseroan mengalami kesulitan modal kerja.
Penurunan harga jual pada kuartal ke 4 tahun
2004, keterlambatan pembayaran hasil penjualan serta realisasi pembayaran obligasi tahun ini sebesar Rp 148 miliar menjadi penyebab penurunan modal kerja. (yuliawati)





