Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Ekonomi dan Bisnis

Citigroup : Asing Minati Obligasi Negara
Kamis, 20 Januari 2005 | 03:37 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Para investor asing diperkirakan akan meningkatkan investasi pada obligasi negara (Surat Utang Negara/SUN) yang akan diterbitkan tahun ini.

Beberapa pencapaian indikator ekonomi makro Indonesia menjadi faktor pemicu ketertarikan asing. "Meningkatnya peringkat utang Indonesia dari B menjadi BB oleh S & P, semakin memberikan sinyal kuat membaiknya ekonomi Indonesia," kata Antonio Yongnata, Vice President Citigroup Assets Management, Rabu, (19/1) dalam pertemuannya dengan pers.

Menurut dia, di pasar internasional sulit bagi
pelaku pasar menemukan penjual obligasi negara
Indonesia. "Biasanya yang sudah punya lebih memilih untuk di hold dulu," katanya.

Investasi asing dalam obligasi negara, katanya, cukup besar dengan nilai minimal Rp 100 miliar. Jumlah ini, katanya lebih besar dibandingkan dana pensiun Indonesia yang rata-rata mengeluarkan Rp 5-10 miliar.

Minat yang tinggi terhadap obligasi negara ini, tutur
Antonio, salah satunya karena adanya ekspektasi
peningkatan rating utang Indonesia dalam waktu dekat. "Mereka melihat peringkat utang Indonesia berpotensi menjadi BBB (triple B) dalam waktu dekat," tuturnya.

Selain itu, kata Antonio, peningkatan animo asing
dipengaruhi adanya perpindahan investasi dari pasar Filipina ke Indonesia. "Jatuhnya rating utang
negara tersebut membuat perpindahan dana ke obligasi Indonesia, terutama dari para investor Singapura, hal ini sudah terlihat," tuturnya. (yuliawati)


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

BEJ Hentikan Sementara Perdagangan Great River
Bank Mandiri Akan Terbitkan Obligasi Valas US$ 300-500 Juta
Bahtera Adimina Kesulitan Bayar Singking Fund Rp 10 miliar
Pengelolaan Obligasi BES Lampaui Target
PT Angkasa Pura I Terbitkan Obligasi
“Pasar Obligasi Perusahaan 2005 Stagnan”
Pemerintah Raup Dana Rp 1,8 Triliun dari Lelang Surat Utang
Manajemen Adira Multifinance Harapkan Bunga Obligasi 9-11 Persen
PGN akan Terbitkan Obligasi Rp 1,5 Triliun
PT Berlina Terbitkan Obligasi Senilai Rp 150 Miliar
> selengkapnya...


Referensi

PP RI No. 12 Tahun 2004 Tentang Perubahan Atas PP No. 45 Tahun 1995 Tentang Penyelenggaraan Kegiatan Di Bidang Pasar Modal
PP RI No. 11 Tahun 2004 Tentang Penjualan Saham Pada Perusahaan Perseroan ( Persero ) PT. Adhi Karya
UU RI nomor 24 Tahun 2002 Tentang Surat Utang Negara

Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Adinda Bakrie Gelar Resepsi Mewah
Indonesia Masuk Radar OECD
Presiden Kecewa Larangan Terbang ke Eropa Diperpanjang
Anwar: Aliran Dana BI Lebih Serius dari Korupsi Biasa
Pabrik Mittal Jadi Acuan Krakatau Steel

<< January,2005>>
MSnSl RK JS
      01
02 03 04 05 06 07 08
09 10 11 12 13 14 15
16 17 18 19 20 21 22
23 24 25 26 27 28 29
30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data