|
Ekonomi dan Bisnis
CGI Minta Indonesia Buat Target Pemberantasan Korupsi
Kamis, 20 Januari 2005 | 23:12 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Negara donor yang tergabung dalam Consultative Group on Indonesia(CGI) meminta, Indonesia membuat target waktu (time-line dalam memberantas korupsi.
Anggota CGI juga menanyakan penanganan Indonesia dalam penyelundupan kayu (ilegal logging.
Jaksa Agung Abdurrahman Saleh mengatakan, hampir semua negara CGI meminta Indonesia bersungguh-sungguh menangani kasus korupsi.
“Belanda menanyakan bagaimana penanganan perkara korupsi dan ada beberapa perwakilan yang menanyakan ilegal logging,” kata Abdurrahman, usai mengikuti sidang CGI di gedung Bank Indonesia Jakarta hari ini.
Menurut Jaksa Agung, pemerintah sudah melakukan upaya penanganan pemberantasan korupsi. Dalam waktu dekat, pemerintah akan membuat peraturan pemerintah mengenai pembentukan komisi kepolisian dan kejaksaan. “Negara-negara itu menanyakan kapan waktunya pembentukan komisi kepolisian dan kejaksaan,” katanya.
Sementara itu, Direktur Eksekutif Partnership for Governance Reform H.S. Dillon mengatakan, semua negara meminta adanya kepastian hukum.
“Mereka kan mau kasih uang, cuma mereka ingin perusahaannya (yang ada di Indonesia) jalan,” kata Dillon pada kesempatan sama. “Negara-negara itu minta time-line dari pemerintah.”
Dillon mengatakan, Indonesia harus bisa meyakinkan negara donor dalam pemberantasan korupsi. CGI masih menganggap Indonesia belum memperlihatkan hasil yang maksimal meski, sudah ada perangkat penanganan korupsi seperti Komisi Pemberantasan Korupsi.
“Indonesia kan sudah komitmen memberantas korupsi. Tinggal kapan dilaksanakan. Untuk itu pemerintah harus membuat matriksnya.”
Selain penanganan korupsi dan kepastian hukum, negara CGI juga meminta gambaran perkembangan kesejahteraan masyarakat. Negara-negara itu mempertanyakan tingkat pendidikan dan pendapatan penduduk di bawah US$ 2 per hari yang mencapai 43 persen.
Yandi MR - Tempo
INDEKS BERITA LAINNYA :
|