Sharp Akan Tingkatkan Investasi di Indonesia

Kamis, 20 Januari 2005 | 23:18 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:PT Sharp Indonesia akan menambah investasinya di Indonesia sebesar Rp 14 miliar pada 2005, sehingga total investasi Sharp akan menjadi Rp 86 miliar.

Menurut Presiden Direktur Sharp Indonesia Kenji Okunaka, investasi itu untuk memproduksi produk-produk baru, terutama kulkas dengan voltase rendah.

Perusahaan juga mentargetkan untuk meningkatkan pangsa pasar beberapa produknya tahun ini. Untuk televisi misalnya, Sharp tahun ini akan meningkatkan pangsa pasarnya menjadi 25 persen dari tahun lalu sebesar 24 persen.

Begitu pula, pangsa pasar kulkas akan ditingkatkan menjadi 33 persen, alat penyejuk ruangan (AC) menjadi 11 persen, mesin cuci menjadi 15 persen, produk audio menjadi 33 persen, dan microwave menjadi 36 persen.

Menurut Okunaka, Sharp tahun ini juga akan memfokuskan produknya pada pengembangan televisi liquid crystal display (LCD). Untuk seluruh dunia, 64 persen atau sekitar 140 miliar yen dari total investasi Sharp yang mencapai 220 miliar yen digunakan untuk pengembangan televise LCD ini.

Sharp akan meningkatkan jumlah produksi LCD layar besar menjadi 45 ribu unit per bulan dari produksi tahun lalu yang mencapai 27 ribu unit per bulan. Begitu pula, LCD layar kecil akan ditingkatkan menjadi 18 juta unit per bulan. “LCD layer kecil ini kebanyakan untuk handset telepon seluler,” katanya.

Sementara itu, Direktur Penjualan dan Pemasaran Sharp Indonesia Jino Sugianto optimistis, masih bisa meningkatkan penjualan dan pangsa pasar produk elektronik di Indonesia, karena total penggunaan televisi di Indonesia tahun lalu baru mencapai 46 persen, kulkas 22,7 persen, handset telepon seluler 8 persen, mesin cuci 7,1 persen.

“Bahkan penggunaan microwave tidak sampai 1 persen,” katanya.


Nofi Triana Firman - Tempo






Komentar Anda

Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar: