Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Ekonomi dan Bisnis

BES Perketat Penilaian Track Record Perusahaan
Minggu, 23 Januari 2005 | 14:18 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Bursa Efek Surabaya (BES) akan memperketat penilaian track record perusahaan dalam pemberian persetujuan penerbitan obligasi perusahaan. BES perlu memperketat penilaian ini untuk mendapat perusahaan yang komitmen dalam menyelesaikan kewajibannya.

“BES tidak akan memberikan persetujuan kepada perusahaan yang track record-nya banyak mengalami persoalan seperti perseroan yang punya sejarah ngemplang beberapa kali dengan bank,” kata Direktur PT Bursa Efek Surabaya Hindarmojo Hinuri kepada Tempo.

Menurut Hindarmojo, penilaian track record perseroan selama ini memang telah dilakukan. Namun, BES akan kembali mempertegas penilaian itu untuk melindungi investor dan mengurangi kerugian yang tidak diinginkan.

Dengan penilaian track record ini, bisa saja perusahaan kecil akan lebih mudah
mendapatkan persetujuan dibandingkan perusahaan besar. “Meskipun perusahaan itu besar, tapi track record-nya buruk, buat apa. Lebih baik memberikan persetujuan ke perusahan kecil, tapi track record-nya baik,” katanya.

Sementara itu, dari hasil pemantauan BES, beberapa obligasi perusahaan yang dalam waktu dekat akan jatuh tempo pembayaran bunga obligasinya, tidak ada yang mengalami kesulitan.

Beberapa obligasi perseroan yang pembayaran bunga obligasi akan jatuh tempo dalam waktu dekat adalah pembayaran bunga dan amortisasi obligasi Astra Sedaya Finance II Tahun 2003 (24 Januari 2005), bunga obligasi Astra Sedaya Finance V Tahun 2004 (26 Januari 2005), bunga obligasi HM Sampoerna III Tahun 2004 (26 Januari 2005), serta bunga obligasi Astra Sedaya Graphia I Tahun 2003 (27 Januari 2005).

Yuliawati - Tempo


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Citigroup : Asing Minati Obligasi Negara
Pefindo Turunkan Peringkat Inti Fasindo
Indeks Masih Berpotensi Menguat
BEJ Hentikan Sementara Perdagangan Great River
Empat Anggota Bursa BES Resmi Dicabut Keanggotaannya
Bank Mandiri Akan Terbitkan Obligasi Valas US$ 300-500 Juta
Indeks Masih Melemah
BEJ Optimis Indeks Tumbuh 10-20 Persen
BEJ: Pencabutan Suspend Bahtera Adimina Tunggu Kejelasan Informasi
Tujuh Anggota Bursa Efek Surabaya Terancam Dicabut Izinnya
> selengkapnya...


Referensi

PP RI No. 12 Tahun 2004 Tentang Perubahan Atas PP No. 45 Tahun 1995 Tentang Penyelenggaraan Kegiatan Di Bidang Pasar Modal
PP RI No. 11 Tahun 2004 Tentang Penjualan Saham Pada Perusahaan Perseroan ( Persero ) PT. Adhi Karya
Kepres RI No. 87 Thn.2003 Tentang Tim Nasional Peningkatan Ekspor Dan Peningkatan Investasi
> selengkapnya...

Website

Bursa Efek Surabaya


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Ibu Tewas Tertabrak Bus Transjakarta
Kejaksaan Sudah Periksa 7 Orang
Tersangka Bom Ikan Ditangkap
Banyuwangi Dapat Rp 7 Miliar
Purwakarta Tunda Proyek Rp 26 Miliar

<< January,2005>>
MSnSl RK JS
      01
02 03 04 05 06 07 08
09 10 11 12 13 14 15
16 17 18 19 20 21 22
23 24 25 26 27 28 29
30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data