close

Kristiono: Telkom Belum Rencana Naikkan Tarif Telepon

Senin, 24 Januari 2005 | 19:37 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Direktur Utama PT Telekomunikasi Indonesia Tbk. (Telkom) Kristiono mengatakan, sampai saat ini belum ada rencana menaikkan tarif telepon.

“Itu masih kewenangan pemerintah. Kami ikut saja,” kata Kristiono disela-sela CNBC Strategic Forum - The New Indonesia 2005: Policy and Action di Jakarta hari ini.

Namun, dia menegaskan, operator telepon perlu memiliki fleksibilitas dalam penentuan tarif. Saat ini operator hanya bisa mengusulkan kenaikan tarif telepon ke pemerintah dan dari pemerintah harus melalui proses persetujuan di DPR.

Padahal, pemerintah sudah melepaskan monopoli di jaringan telepon rumah (fixed line) yang tadinya dipegang Telkom, sehingga seharusnya Telkom memiliki fleksibilitas untuk memainkan bisnisnya sesuai kondisi pasar.

Kristiono membandingkan industri telepon rumah dengan industri telepon seluler. Operator telepon seluler memiliki kebebasan untuk mengatur bisnisnya sendiri, termasuk dalam menentukan tarif telepon seluler.

“Seharusnya kami bisa bermain sesuai dengan kondisi pasar. Tapi kalau tarif sudah rendah seperti sekarang, mau bermain di mana lagi?” ujarnya.

Menurut dia, industri telepon rumah akan tumbuh jika pemerintah memberi insentif. Tarif telepon lokal misalnya, tidak perlu disubsidi lagi (tarif telepon harus dinaikkan).

“Dengan insentif itu akan banyak investor yang tertarik di industri ini, sehingga akan meningkatkan penetrasi. Kalau tidak ada penetrasi, nanti konsumen juga akan dirugikan,” kata Kristiono.

Nofi Triana Firman - Tempo

  • Share on Facebook
  • Print
  • Send

Komentar Anda :

Kirim Komentar

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar:

Kode Verifikasi :

Masukkan Kode :

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi Tempo Interaktif. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan