Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Ekonomi dan Bisnis

Serikat Pekerja Semen Gresik Tak Keberatan Pemerintah Bentuk Perusahaan Patungan
Senin, 24 Januari 2005 | 21:39 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Serikat Pekerja PT Semen Gresik Tbk. tidak keberatan dengan rencana pemerintah untuk membentuk perusahaan semen patungan dengan Cemex Asia Holding Ltd.

“Selama itu tidak mempengaruhi kepemilikan 51 persen saham pemerintah di Semen Gresik, kami tidak menolak,” kata Ketua Serikat Pekerja Semen Gresik Zubeir Halim ketika dihubungi Tempo melalui telepon di Jakarta hari ini.

Namun, menuruit Zubeir, serikat pekerja akan menolak bila dalam pembentukan pabrik semen baru itupemerintah harus mengorbankan PT Pabrik Semen Tuban 1, Tuban 2, dan Tuban 3, karena ketiga pabrik itu adalah aset milik Semen Gresik yang tidak bisa diutak-atik.

Serikat pekerja juga menolak bila perusahaan semen baru itu nantinya akan menjadi anak perusahaan Semen Gresik, karena karyawan khawatir saham pemerintah di Semen Gresik akan terdilusi (berkurang). “Itu yang tidak kami inginkan,” ujarnya.

Meskipun demikian, Zubeir percaya, pemerintah memiliki niat baik untuk tetap mempertahankan kepemilikan pemerintah di Semen Gresik. Apalagi, pemerintah memiliki komitmen untuk tetap melindungi hak-hak karyawan.

Erwin Dariyanto - Tempo

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Konferensi pers PT Semen Gresik menjelaskan tentang spin off/ pemisahan diri perusahaan PT Semen Padang dan PT Semen Tonasa dari PT Semen Gresik, Jakarta, 2001 [TEMPO/ Bodi CH; K1A/215/2001; 20010510]. Direktur Utama (Dirut) PT Semen Gresik, Satriyo (kiri) dan kuasa hukumnya Todung Mulya Lubis (tengah) dalam jumpa pers usai RUPSLB PT Semen Padang di Hotel Dharmawangsa, Jakarta, Senin, 12/05/2003. Meski diwarnai aksi walk out dari komisaris dan direksi lama PT Semen Padang, menurut Satriyo, RUPSLB sah demi hukum karena menggunakan keputusan kasasi MA yang membolehkan Semen Gresik sebagai pemegang saham utama atau 99,99 persen saham Semen Padang untuk melakukan RUPSLB.  RUPSLB memutuskan Direktur Utama Dwi Sutjipto menggantikan Ikhdar Nizar, Komisaris Utama Ismed Yuzairi yang merupakan Mantan Pangdam Bukit Barisan menggantikan Saafroedin Bahar. 
[TEMPO/ Taufik Subarkah; Digital Image; 20030512].
Konferensi Pers PT Semen Gresik
Satriyo dan Todung Mulya Lubis

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Pemerintah dan Cemex Besok Tanda Tangani Kesepakatan Kerja Sama
Ratusan Serikat Pekerja Demo di Departemen Keuangan
Mediasi Agung Kimia Jaya dan Bea Cukai Gagal
Pemerintah Bahas Perusahaan Patungan Dengan Cemex
DPR Akan Minta Penjelasan Pemerintah Soal Cemex
DPR Didesak Tolak Rencana Penjualan Pabrik Semen Tuban ke Cemex
Karyawan Semen Gresik Beraksi Lagi
Hari Ini 1000 Karyawan Semen Gresik Demo
Semen Gresik Targetkan Produksi Naik 8 Persen
92 Pendeta Gereja Injil di Tanah Jawa Minta Perlindungan Polisi
> selengkapnya...


Website

Departemen Perdagangan
Departemen Perindustrian
CEMEX Asia Holdings
PT Semen Gresik Tbk.


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Gubernur Tak Percayai Hasil Quick Count
Kasus Alih Kawasan BSD Diselidiki
Dada Janji Bangun Stadion Persib
Pasangan Calon Bupati dari PDI Perjuangan Unggul di Jombang
Gubernur Bolehkan KPU Jatim Bekerja Sampai KPU Baru Dilantik

<< January,2005>>
MSnSl RK JS
      01
02 03 04 05 06 07 08
09 10 11 12 13 14 15
16 17 18 19 20 21 22
23 24 25 26 27 28 29
30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data