Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Ekonomi dan Bisnis

Dairy Farm Tingkatkan Kepemilikan Saham di Hero
Senin, 24 Januari 2005 | 22:00 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Dairy Farm Management Services Limited. meningkatkan sahamnya di PT Hero Supermarket Tbk. menjadi 32,65 persen, setelah kelompok anak usahanya melakukan proses tender offer (penawaran untuk mengajukan harga) kepada Hero.

Anak usaha Dairy Farm, Nalacca BV, berhasil memiliki saham Hero lewat proses tender offer sebanyak 20,42 persen dari total saham dikeluarkan Hero atau sebanyak 67,3 juta saham. Proses tender offer itu mulai pada 22 Desember 2004 dan ditutup sampai 20 Januari 2005.

”Proses tender offer dengan harga penawaran saham sebesar Rp 2.800 per saham atau 51,4 persen premium dari harga pasar tertinggi,” kata Direktur Keuangan Grup Dairy Farm Howard Mowlem dalam siaran pers di Jakarta hari ini. “.”

Dalam proses tender offer ini, menurut Mowlem, Dairy Farm tidak memiliki target penerimaan.
Perseroan juga tidak akan melakukan perubahan manajemen Hero.

Sebelumnya, kelompok Dairy Farm telah memiliki 12,23 persen melalui Mulgrave Corporation B.V. Mulgrave juga memiliki obligasi tukar (exchangeable bonds) yang dikeluarkan oleh PT Hero Pusaka Sejati, yang dapat ditukar kapan saja dengan 24,55 persen saham-saham Hero yang telah dikeluarkan.

Kelompok Dairy Farm masih belum memiliki rencana untuk menukar obligasi tersebut. Namun, menurut Mowlem , bila perusahaan melakukan konversi obligasi tukar, maka total kepemilikan Dairy Farm dalam Hero menjadi 57,2 persen atau menjadi pemilik mayoritas.

Selain kelompok Dairy Farm, sebelum selesai proses tender offer, Hero Supermarket dimiliki oleh Hero Pusaka Sejati sebanyak 50,10 persen, Papua BV 7,29 persen, Oppenheimer 6,07 persen, dan PT Matahari Putra Prima Tbk. 7,87 persen.

Dairy Farm adalah perusahaan retil pan-Asian dan merupakan anggota dari Jardine Matheson Group. Pada 2003, perseroan membukukan total penjualan sebesar US$ 4,5 miliar.

Yuliawati - Tempo


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Laba Bersih Bank Niaga 2004 Naik 30 Persen
Sharp Akan Tingkatkan Investasi di Indonesia
BII Tunggu Izin Bank Indonesia untuk Akuisisi Wom Finance
Sanex Targetkan Penjualan Naik 50 Persen
Pefindo Turunkan Peringkat Inti Fasindo
BEJ Kembali Hentikan Perdagangan Putra Surya
Bukit Asam Targetkan Pertumbuhan 20 Persen
Goodyear Belum Minat Tingkatkan Kepemilikan Saham Publik
Empat Anggota Bursa BES Resmi Dicabut Keanggotaannya
Mobile-8 Telecom Go Public Kuartal Pertama 2005
> selengkapnya...


Website

Badan Pengawas Pasar Modal
Bursa Efek Surabaya
Bursa Efek Jakarta


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Tak Ada Minyak Mentah Di Antapani
Walikota Cirebon Tolak Cairkan Gaji ke 13
Polisi Ringkus Pembuat Uang Palsu
Klinik HIV/AIDS untuk Napi Banceuy
PDIP Kecewa Kepala Daerah Dilarang Kampanye.

<< January,2005>>
MSnSl RK JS
      01
02 03 04 05 06 07 08
09 10 11 12 13 14 15
16 17 18 19 20 21 22
23 24 25 26 27 28 29
30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data