Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Ekonomi dan Bisnis

Jakarta Setiabudi dan Accor Akan Bangun Hotel
Rabu, 26 Januari 2005 | 17:28 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:PT Jakarta Setiabudi Internasional Tbk. (JSI) dan Accor, operator serangkaian hotel bertaraf internasional di dunia, akan membangun sejumlah hotel dengan konsep baru dan unik di Indonesia.

Setibudi dan Accor akan membangun hotel dengan konsep Formule 1, yakni konsep yang meminimalkan pelayanan yang dilakukan tenaga kerja, antara lain dengan mengoptimalkan sistem komputerisasi untuk pemesanan dan pembayaran kamar.

Dengan konsep yang sama, di Eropa misalnya, satu orang karyawan bertanggung jawab untuk tujuh kamar. Namun, di Indonesia konsep ini harus diadaptasi, karena keterbatasan ketersediaan teknologi dan penyediaan lapangan kerja. Untuk pelayanan, satu orang karyawan akan melayani dua kamar hotel.

Begitu pula, tenaga resepsionis di Indonesia juga masih dibutuhkan untuk melayani tamu-tamu yang akan masuk atau keluar, termasuk masih kebutuhan restoran.

Proyek pembangunan hotel di Jakarta, menurut rencana akan dimulai dengan merenovasi Plaza Menteng. Setelah itu, akan diteruskan ke lokasi lain di Jakarta dan Jawa Tengah. Investasi setiap hotel antara Rp 30-40 miliar, di luar harga tanah.

Presiden Direktur JSI Amir Abdul Rachman mengatakan, tahun ini diharapkan minimal ada tiga hotel yang akan dibangun di Jakarta. Pembangunan setiap hotel ditargetkan hanya berlangsung selama empat bulan.

”F1 Hotel dilihat sangat potensial menjawab kebutuhan pasar akan hotel yang unik,” kata Amir pada acara penandatanganan nota kesepahaman antara JSI dan Accor.

Penandatanganan dilakukan Amir, Direktur Hotel JSI Purwo Hari Prawiro, dan Senior Vice President Accor Asia Pasifik Brian Deeson, dan Presiden Direktur Accor Indonesia Gerard Guillouet.

Menurut Amir, penandatanganan ini merupakan bukti keseriusan JSI untuk mengembangkan perhotelan. “Proyek ini juga menandai kembali aktifnya JSI, setelah sekian lama kurang aktif,” kata Amir.

Nofi Triana Firman - Tempo


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Otoritas Bursa Asia Tenggara Akan Pilih Indeks 100 Saham Terbaik
Peringkat Obligasi Great River Turun
Dairy Farm Tingkatkan Kepemilikan Saham di Hero
Laba Bersih Bank Niaga 2004 Naik 30 Persen
Sharp Akan Tingkatkan Investasi di Indonesia
BII Tunggu Izin Bank Indonesia untuk Akuisisi Wom Finance
Sanex Targetkan Penjualan Naik 50 Persen
Pefindo Turunkan Peringkat Inti Fasindo
BEJ Kembali Hentikan Perdagangan Putra Surya
Bukit Asam Targetkan Pertumbuhan 20 Persen
> selengkapnya...


Website

Badan Pengawas Pasar Modal
Bursa Efek Surabaya
Bursa Efek Jakarta


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Suara NU ke Pasangan Karsa, Perempuan ke Kaji
Pasangan Karsa Langsung Lakukan Konsolidasi
Industri Mulai Geser Hari Kerja
Pemerintah Siapkan Dana Cadangan untuk PLN
Industri Gugat PLN Jika Tarif Dinaikkan

<< January,2005>>
MSnSl RK JS
      01
02 03 04 05 06 07 08
09 10 11 12 13 14 15
16 17 18 19 20 21 22
23 24 25 26 27 28 29
30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data