|
Ekonomi dan Bisnis
Rupiah dan Indeks Masih Berpeluang Menguat
Kamis, 27 Januari 2005 | 10:56 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Para analis memperkirakan, rupiah dan indeks hari ini masih berpeluang menguat.
Bahkan, analis memperkirakan, pekan depan rupiah bisa terus menguat jika pemerintah Cina jadi melakukan revaluasi mata uang yuan.
Dealer forex PT Bank International Indonesia Tbk. Bayu Aini memperkirakan, rupiah akan stabil di kisaran level Rp 9.130 sampai Rp 9.160 per dolar AS.
“Peluang rupiah menguat dan menembus Rp 9.100 pekan depan masih terbuka, jika Cina benar-benar melakukan revaluasi mata uang yuan,” kata Bayu.
Karena itu, dia menyarankan, pemain valuta asing menjual dolar dan membeli euro, yen, atau yuan. “Level Rp 9.170 merupakan titik terbaik untuk menjual dolar dan menunggu membeli dolar kembali bila rupiah tembus di level Rp 9.120 per dolar AS,” katanya.
Namun, menurut Bayu, penguatan rupiah masih terganjal oleh permintaan dolar dari perusahaan untuk kebutuhan membiayai impor menjelang akhir bulan sehingga bisa melemah.
Sementara itu, Kepala Riset PT Caturpilar Investama Krishna Dwi Setiawan memperkirakan,
tren indeks hari ini masih akan menguat ke level 1.038. “Bila level itu berhasil ditembus, indeks berpeluang menembus level 1.042,” kata Krishna.
Dia menyarankan, sebaiknya investor berani mengambil posisi membeli kembali, terutama pada saham-saham unggulan berkapitalisasi besar yang memiliki kinerja keuangan dan prospek usaha ke depan cukup bagus.
Saham-saham itu adalah saham sektor perusahaan gas dan energi, otomotif, telekomunikasi, semen, alat berat, dan infrastruktur. “Bila ingin bermain jangka pendek lakukan pola hit and run (bermain cepat),” katanya.
Muchtar Wijaya - Pusat Data dan Analisa Tempo
| Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
|
|
INDEKS BERITA LAINNYA :
|