|
Ekonomi dan Bisnis
BCA Masih Andalkan Pertumbuhan dari Keuntungan Perusahaan
Kamis, 27 Januari 2005 | 18:23 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:PT Bank Central Asia Tbk. (BCA) masih mengandalkan pertumbuhan dari hasil keuntungan perusahaan sendiri (organik) selama 2005 ini. Menurut rencana, BCA akan membuka 33 cabang baru dan menambah 900 anjungan tunai mandiri (ATM) di seluruh Indonesia.
Sementara itu, menurut Wakil Direktur Utama BCA Aswin Wirjadi, kemungkinan merger atau akuisisi dengan bank lain masih menunggu rincian peraturan Bank Indonesia (BI).
Seperti diketahui, BI mengisyaratkan percepatan konsolidasi melalui akusisi oleh bank jangkar, merger, atau keduanya. BI akan menunjuk dan memilah bank yang menjadi pengakuisisi, diakuisisi, dan merger pada pertengahan tahun ini.
Aswin mengatakan, akan mengikuti kebijakan BI jika terpilih sebagai bank jangkar yang harus mengakuisisi bank lain. Dengan syarat, bank itu mempunyai pangsa pasar yang berbeda dengan BCA.
“Biar nantinya bisa saling melengkapi. Kalau pasarnya sama, kan mending buka cabang saja,” kata Aswin di Jakarta hari ini, disela-sela seminar yang diselenggarakan Info Bank.
Hingga akhir tahun lalu, menurut dia, jumlah kantor cabang BCA mencapai 780 kantor dengan 3.100 ATM. Sedang total aset hingga akhir September 2004 mencapai Rp 143,79 triliun, dengan rasio kecukupan modal (CAR) berada pada 25,84.
Yandi MR - Tempo
| Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
|
|
INDEKS BERITA LAINNYA :
|