|
Ekonomi dan Bisnis
Pemerintah Akan Segera Ganti Komisaris Pertamina yang Tidak Aktif
Jum'at, 28 Januari 2005 | 01:33 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Pemerintah akan segera mengganti komisaris PT Pertamina (persero) yang dinilai tidak pernah aktif lagi.
Sumber Tempo di Kementerian Badan Usaha Milik Negara mengatakan, pergantian komisaris itu akan dilakukan bersamaan dengan pelaksanaan rapat umum pemegang saham (RUPS) perseroan yang akan diselenggarakan pada 31 Januari.
“Pergantian itu akan disesuaikan dengan momen yang tepat,” kata sumber itu di Jakarta.
Seperti diketahui, saat ini ada lima komisaris Pertamina yaitu, Laksamana Sukardi (Komisaris Utama), Roes Aryawijaya, Iin Arifin Tahyan, Syafruddin Temenggung, dan Ansyari Ritonga.
Laksamana sebagai Komisaris Utama mengaku sudah mengundurkan diri pada beberapa bulan yang lalu, karena merasa sudah tidak bisa efektif lagi mengawasi Pertamina. Dengan mundurnya Laksamana, saat ini tinggal empat orang yang menduduki jabatan komisaris Pertamina.
Berdasarkan pengamatan Tempo hanya satu orang komisaris, yaitu Roes Aryawijaya yang masih aktif menjalankan tugasnya sebagai komisaris Pertamina. Sebagai deputi menteri BUMN bidang usaha strategis, pertambangan dan telekomunikasi, maka Pertamina berada langsung di bawah tanggung jawab Roes.
Ketika dimintai konfirmasinya, Roes mengaku belum mengetahui rencana pergantian komisaris Pertamina dan juga mengaku tidak tahu rencana rapat umum pemegang saham Pertamina tersebut. “Saya tidak tahu,” kata Roes pada kesempatan terpisah.
Erwin Daryanto - Tempo
| Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
|
|
INDEKS BERITA LAINNYA :
|